Jawa Barat Targetkan Bangun 600 Jembatan Tahun Ini

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jabar Targetkan Bangun 600 Jembatan Tahun Ini

    Jabar Targetkan Bangun 600 Jembatan Tahun Ini

    INFO JABAR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan akan membangun 600 jembatan atau rawayan di berbagai daerah di Jawa Barat. Alokasi anggaran untuk.program tersebut sebesar Rp 25 miliar yang berasal dari APBD Jawa Barat Murni 2017.

    "Mudah-mudahan 500 sampai 600 jembatan atau rawayan bisa kita bangun pada 2017 ini," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan setelah meninjau pembangunan jembatan di Desa Pasirlangu, Kecamatan Pakenjeng Garut, Minggu, 12 Februari 2017.

    Untuk menjalankan program tersebut, pemerintah provinsi akan melibatkan dinas terkait, para ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB), termasuk dari Pusat Jalan dan Jembatan (Pusjatan) untuk menilai kelayakan jembatan sehingga bisa dipertanggungjawabkan secara teknis, moral, dan keuangan.

    Selain itu, lanjut gubernur yang akrab disapa Aher ini, relawan ataupun LSM juga akan turut membantu mencari lokasi pembangunan jembatan, seperti jembatan di Pakenjeng yang dibangun relawan yang tergabung dalam Vertical Rescue Indonesia. "Kebetulan mereka juga memiliki program seribu jembatan. Nah, gagasan mereka ketemu dengan program kita. Karena itu, kita akan kerja sama dengan mereka," ujar Aher.

    Untuk pembangunan satu jembatan dengan panjang 50 meter diperkirakan menelan biaya Rp 50 juta. Rata-rata jembatan ini akan dibangun di pedesaan sehingga dapat meningkatkan pergerakan orang dan barang yang selama ini terganggu karena ketiadaan akses.

    Pembangunan 600 jembatan ini diperkirakan akan meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM). "Pokoknya saya tidak mau lagi ada anak yang mau ke sekolah sampai bergelantungan di jembatan," kata Aher.

    Bila target 600 pembangunan jembatan ini tercapai, rencananya pemerintah provinsi akan mendeklarasikannya di penghujung 2017. "Kalau terwujud, ini adalah prestasi besar," ucap Aher. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.