Polda Bantah Firza Husein Sakit Keras, Pengacara: Terserah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengacara Firza Husein, Aziz Yanuar dan adik Firza Husein, Fifi Husein saat ditemui di rumahnya di Jalan Makmur Nomor 40, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Tempo/Danang F.

    Pengacara Firza Husein, Aziz Yanuar dan adik Firza Husein, Fifi Husein saat ditemui di rumahnya di Jalan Makmur Nomor 40, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Tempo/Danang F.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa hukum Firza Husein, Aziz Yanuar, bersikukuh kliennya dalam kondisi sakit, meski Polda Metro Jaya membantahnya.

    "Terserah saja, yang kasih keterangan kan dokter. Dokter kasih keterangan ke klien kami, disaksikan oleh polisi juga. Ada indikasi (penyakit) ini, indikasi itu. Dokter kan bicara ilmiah, pakai fakta, bukan asal perkiraan," kata Azis saat dihubungi Tempo, Ahad, 12 Februari 2017.

    Baca juga:
    Beredar Rekaman & Foto Mesum Firza, Ini Prakiraan Sumbernya 
    Pengacara: Penangkapan Firza Husein Bermuatan Politis

    Firza termasuk di antara sejumlah orang yang ditangkap sebelum dan setelah demonstrasi besar pada 2 Desember tahun lalu. Perempuan yang menjadi Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana itu lalu ditetapkan menjadi tersangka permufakatan untuk menggulingkan pemerintah yang sah.

    Azis mengatakan saat ini Firza baru sebatas diperiksa dan dirawat di rumah sakit di dalam area Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, lokasi ia ditahan. Firza dikabarkan sakit jantung korener.

    Karena sakit tersebut, Azis mengajukan penangguhan penahanan untuk Firza. Jika permohonan penangguhan penahanan Firza disetujui Polda Metro Jaya, dia akan membawa Firza ke rumah sakit yang layak.

    Polda Metro Jaya yang menangkap Firza sudah membantah Firza sakit keras. Mereka mengatakan kepolisian telah menunjuk dokter khusus menjaga kondisi kesehatan Firza. Sehingga sampai saat ini Firza masih dalam keadaan sehat.

    Menurut Aziz, Firza sudah menjalani dua pemeriksaan di Mako Brimob. Pada hari Rabu, 8 Februari 2017, ia diperiksa sebagai tersangka dalam kasus makar yang menjeratnya.

    Sehari berselang, ia kembali diperiksa. Kali ini ia diperiksa sebagai saksi oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dalam kasus pornografi dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik yang menjeratnya.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.