Mobil Rombongan Siswa Jeneponto Masuk ke Sungai di Takalar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. personalinjuryweekly.com

    Ilustrasi. personalinjuryweekly.com

    TEMPO.CO, Makassar – Kepala Kepolisian Sektor Takalar Ajun Komisaris Besar Iskandar mengatakan telah terjadi kecelakaan tunggal Mobil Mitsubishi Colt bernomor polisi DD-7688-BJ di Jalan Poros Takalar, Sulawesi Selatan, Minggu, 12 Februari 2017, sekitar pukul 07.30 Wita. Mobil tersebut masuk ke sungai yang tidak dalam dan alirannya tidak deras.

    Para penumpang mobil berhasil keluar dan dievakuasi warga sekitar. “Penumpang yang luka-luka masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Padjonga Daeng Ngalle Takalar,” kata Iskandar kepada Tempo, Minggu, 12 Februari 2017.

    Menurut Iskandar, mobil tersebut berkecepatan tinggi sehingga sopir tak bisa mengendalikannya. Akibatnya, mobil itu tiba-tiba oleng ke arah kiri, lalu menabrak pohon dan kios yang berada di pinggir jalan, kemudian “terjun bebas” ke sungai di Kelurahan Palekko, Kecamatan Polut, Kabupaten Takalar.

    Ia membeberkan, penumpang yang ada di mobil berjumlah 37 orang, termasuk siswa, guru, dan sopir. Iskandar juga merincikan penumpang yang mengalami luka: 2 orang luka robek di tangan, 1 robek di pipi, dan 1 orang mengalami luka dalam dan akan di-rontgen saja. “Mobil ini dari arah utara ke selatan,” tuturnya.

    Iskandar menjelaskan, rombongan siswa SMAN 1 Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, ini baru saja pulang dari Kabupaten Tana Toraja untuk melakukan study tour.

    Namun, di tengah perjalanan, tepatnya di Takalar, sopir tak bisa mengendalikan mobil sehingga jatuh ke sungai. Diketahui rombongan siswa tersebut berangkat ke Tana Toraja pada Jumat, 10 Februari 2017. “Mungkin sopirnya ngantuk,” kata Iskandar.

    DIDIT HARIYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.