Pengacara Firza Husein Berkeras Minta Penangguhan Penahanan

Reporter

Firza Husein (Facebook.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa hukum Firza Husein, Aziz Yanuar, bersikukuh kliennya masih dalam kondisi sakit. Aziz mengatakan Firza butuh perawatan lebih lanjut untuk memastikan penyakit yang dideritanya.

Baca juga:
Foto Firza di Mako Brimob Beredar, Pengacara: Polisi Teledor
Sepekan Ditahan di Mako Brimob, Firza Husein Minta Al-Quran 

"Udah membaik kesehatannya. Tapi belum pulih bener. Kami tetap minta agar penangguhan (penahanan)-nya dikabulkan. Mau kami bawa ke rumah sakit soalnya," kata Aziz saat dihubungi Tempo, Ahad, 12 Februari 2017.

Firza termasuk di antara sejumlah orang yang ditangkap sebelum dan setelah demonstrasi besar pada 2 Desember tahun lalu. Perempuan yang menjadi Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana itu lalu ditetapkan menjadi tersangka permufakatan untuk menggulingkan pemerintah yang sah.

Azis mengatakan saat ini Firza baru sebatas diperiksa dan dirawat di rumah sakit di dalam area Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, lokasi ia ditahan. Firza dikabarkan sakit jantung koroner.

"Kalau keluar (ditangguhkan), dikabulkan, kami langsung bawa ke rumah sakit yang layak, bukan klinik atau di rumah," kata Aziz.

Polda Metro Jaya yang menangkap Firza sudah membantah Firza sakit keras. Mereka mengatakan kepolisian telah menunjuk dokter khusus untuk menjaga kondisi kesehatan Firza. Sehingga sampai saat ini Firza masih dalam keadaan sehat.

EGI ADYATAMA






Mabes Polri: Pimpinan Khilafatul Muslimin Ditangkap di Lampung

7 Juni 2022

Mabes Polri: Pimpinan Khilafatul Muslimin Ditangkap di Lampung

Pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qodir Baraja ditangkap di Lampung oleh tim Polda Metro Jaya.


3 Pimpinan Khilafatul Muslimin Jadi Tersangka Dugaan Makar

7 Juni 2022

3 Pimpinan Khilafatul Muslimin Jadi Tersangka Dugaan Makar

Polda Jawa Tengah menjerat tiga pimpinan kelompok Khilafatul Muslimin yang bertanggung jawab atas pembagian pamflet pendirian khilafah.


Sultan Hamid II Perancang Lambang Negara Indonesia, Siapa Dia?

3 Juni 2022

Sultan Hamid II Perancang Lambang Negara Indonesia, Siapa Dia?

Sultan Hamid II perancang lambang negara Indonesia. Pada akhir kisah hidupnya, ia pernah dituduh makar dan dianggap bersekongkol dengan Westerling.


Kapolda Metro Pastikan Kasus Chat Mesum Rizieq Shihab Masih Berjalan

9 September 2021

Kapolda Metro Pastikan Kasus Chat Mesum Rizieq Shihab Masih Berjalan

Pada akhior 2020, hakim praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memerintahkan agar kasus chat mesum Rizieq Shihab dibuka kembali.


Dilaporkan karena Kasus Makar, LBH Bali Anggap Bentuk Kriminalisasi

5 Agustus 2021

Dilaporkan karena Kasus Makar, LBH Bali Anggap Bentuk Kriminalisasi

Dituding makar, Direktris Lembaga Bantuan Hukum Bali Ni Kadek Vany Primaliraning menganggap pelapornya tak paham tugas advokat.


Direktur LBH Bali dan 4 Mahasiswa Papua Dituduh Makar, Amnesty: Tak Berdasar

4 Agustus 2021

Direktur LBH Bali dan 4 Mahasiswa Papua Dituduh Makar, Amnesty: Tak Berdasar

Amnesty International Indonesia mengkritik pelaporan terhadap Direktur LBH Bali, Ni Kadek Vany Primaliraning dan empat mahasiswa Papua ke polisi


Rachmawati Soekarnoputri: Pernah Dituduh Makar Sampai Sebut MPR Macan Ompong

3 Juli 2021

Rachmawati Soekarnoputri: Pernah Dituduh Makar Sampai Sebut MPR Macan Ompong

Rachmawati Soekarnoputri pernah dituduh akan melakukan makar karena ingin mengembalikan UUD 1945 ke naskah asli,


Dianggap Mengancam Yordania, Ini 5 Fakta Soal Pangeran Hamzah Bin Hussein

5 April 2021

Dianggap Mengancam Yordania, Ini 5 Fakta Soal Pangeran Hamzah Bin Hussein

Hamzah bin Hussein menjadi sorotan internasional. Raja Abdullah II menangkap dan menjadikannya tahanan rumah, dianggap mengancam keamanan Yordania.


Pemerintah Yordania Tuduh Pangeran Hamzah Berkomplot dengan Pihak Asing

5 April 2021

Pemerintah Yordania Tuduh Pangeran Hamzah Berkomplot dengan Pihak Asing

Pemerintah Yordania menjustifikasi penahanan Hamzah bin Hussein yang sebelumnya bergelar putra mahkota. Ia dituduh telah berkomplot dengan pihak asing


Penangkapan Putra Mahkota Dianggap Bisa Berdampak Buruk Bagi Raja Yordania

5 April 2021

Penangkapan Putra Mahkota Dianggap Bisa Berdampak Buruk Bagi Raja Yordania

Pakar mengkhawatirkan langkah Raja Abdullah II memerintahkan penangkapan dan penahanan anggota keluarga Kerajaan Yordania.