Polri: Rizieq Sebaiknya Datang, Proaktif, dan Kooperatif  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gestur Pimpinan FPI, Rizieq Syihab, setelah memenuhi panggilan penyidik terkait logo palu-arit di uang kertas rupiah di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, 23 Januari 2017. Pemeriksaan ini diwarnai dengan aksi konvoi massa FPI. REUTERS/Darren Whiteside

    Gestur Pimpinan FPI, Rizieq Syihab, setelah memenuhi panggilan penyidik terkait logo palu-arit di uang kertas rupiah di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, 23 Januari 2017. Pemeriksaan ini diwarnai dengan aksi konvoi massa FPI. REUTERS/Darren Whiteside

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Kepolisian RI Brigjen Rikwanto mengatakan Kepolisian Daerah Jawa Barat tidak akan menjadwal ulang pemanggilan Imam Besar ormas Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan penodaan Pancasila dan pencemaran nama baik Presiden ke-1 Soekarno.

    "Habib Rizieq sebaiknya kooperatif dan segera mendatangi Polda Jabar untuk diperiksa.Tidak ada jadwal ulang. Sebaiknya datang, proaktif, kooperatif. Ini kan untuk proses perkara, kami hanya menjalankan undang-undang," kata Brigjen Rikwanto, di Jakarta, Sabtu 11 Februari 2017.

    Baca juga:
    Jika Menang Pilkada DKI, Ahok Janji Tak Maju di Pilpres 2019
    SBY Bernyanyi: Tuhan Kirimkan Aku, Gubernur Baik Hati

    Rikwanto melanjutkan, polisi pun tidak mempermasalahkan Rizieq yang hadir mengisi ceramah dalam Aksi 112 di Mesjid Istiqlal, Jakarta. "Kalau kehadiran di manapun, silakan, dia tidak dilarang, itu urusan yang bersangkutan. Tapi masalah hukum, sebaiknya dia datang dalam waktu dekat ke Polda Jabar," tuturnya.

    Sebelumnya pada panggilan pemeriksaan pertama, Selasa 7 Februari 2017, Rizieq tidak hadir dengan alasan sedang sakit. Kemudian pada panggilan kedua, Jumat 10 Februari 2017, Rizieq juga tidak memenuhi panggilan Polda Jabar.

    Sementara tim kuasa hukum Rizieq meminta penyidik menunda pemeriksaan terhadap kliennya hingga pelaksanaan Pilkada 2017 selesai. Polda Jabar akhirnya mengeluarkan surat perintah membawa karena Rizieq dinilai masih tidak kooperatif dalam panggilan kedua.

    Simak juga:
    Gaun Pengantin Usia 150 Tahun Raib dari Toko Dry Cleaning
    Cerita Djarot Gemas dan Cubit Paha Ahok Saat Debat

    Ketua Bantuan Hukum Front Pembela Islam Jawa Barat Kiagus Muhammad Choiri mengatakan, alasan Rizieq Syihab tidak memenuhi panggilan Kepolisian Daerah Jawa Barat lantaran kelelahan. Pimpinan FPI ini mangkir dari pemanggilan pertama Polda Jabar untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan penghinaan Pancasila dan pencemaran nama baik Soekarno.

    "Beliau kelelahan karena banyak yang diurus. Seperti pemeriksaan maraton di kepolisian juga mengisi pengajian-pengajian," ujar Choiri kepada Tempo, Selasa, 7 Februari 2017.

    Choiri pun tak menampik salah satu faktor yang membuat Rizieq kehabisan energi adalah persiapan Aksi 112 di Jakarta. "Ya, mungkin itu salah satu faktornya," ujar dia.

    IQBAL TAWAKAL | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.