Koleksi 506 Penghargaan, Ceu Popong Cetak Rekor MURI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota DPR, Popong Otje Djundjunan alias Ceu Popong, pernah menjadi gadis pendamping bagi delegasi KAA 1955 di Bandung. Ia bertugas mendampingi Presiden Mesir, Gamal Abdul Nasser di acara makan malam penutupan KAA.  TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    Anggota DPR, Popong Otje Djundjunan alias Ceu Popong, pernah menjadi gadis pendamping bagi delegasi KAA 1955 di Bandung. Ia bertugas mendampingi Presiden Mesir, Gamal Abdul Nasser di acara makan malam penutupan KAA. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus senior Partai Golkar Popong Otje Djundjunan mencetak rekor baru sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat penerima penghargaan terbanyak. Tercatat, Popong telah mendapatkan 506 penghargaan sejak tahun 1957 hingga sekarang. Piagam rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pun diberikan langsung oleh pendiri MURI Jaya Suprana.

    Perempuan kelahiran Bandung, 30 Desember 1938, yang biasa disapa Ceu Popong itu sudah lima kali ini jadi anggota DPR. Saat ini, ia duduk di Komisi X yang membidangi masalah pendidikan, olahraga dan sejarah.

    Meski mendapat penghargaan, Popong tidak tampak jumawa. Ia hanya berpesan agar ulet dan tekun dalam bekerja. "Orang yang bener-bener baik tidak akan banggakan apa yang sudah dia kerjakan kemarin. Hanya akan memikirkan apa yang akan diberikan besok," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 10 Februari 2017.

    Baca juga:

    Insiden Bentakan Chappy Hakim, Hanura Lapor ke Pimpinan DPR
    Harapan JK Soal Bentakan Chappy Hakim ke Anggota DPR

    Anggota DPR tertua ini juga berpesan khusus bagi para junior-juniornya di parlemen. "Jadi anggota DPR jangan malas, harus disiplin, jangan neko-neko dan sayangi rakyat kita," ucapnya.

    Menurut Popong, seseorang bisa menjadi hebat bila memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Sebab, waktu yang telah berlalu tak bisa lagi kembali. "Jadi do the best sesuai apa dan siapa kita," ujarnya.

    Pendiri MURI Jaya Suprana mengatakan penghargaan untuk Popong ini harus menjadi motivasi bagi anggota DPR yang lain. "Harus berprestasi jangan cuma korupsi," tuturnya.

    Wakil Ketua DPR Fadli Zon berkelakar Popong seharusnya mendapatkan satu piagam MURI lagi. "Sebagai pimpinan sidang sementara terlama selama 20 jam pada 1 Oktober 2014 lalu," katanya.

    Ceu Popong sempat jadi perbincangan di publik dan di dunia maya kala ia bertugas memimpin sidang paripurna untuk memilih pimpinan DPR. Meski sidang berlangsung ricuh, namun Popong tetap terlihat tenang bahkan saat ia kehilangan palunya. "Stamina dan kendalinya luar biasa," kata Fadli.

    Meski mendapatkan penghargaan ini, Popong menyatakan tidak akan mencalonkan lagi sebagai anggota DPR pada Pemilihan Legislatif 2019 mendatang. Ia berkukuh tidak akan maju meski diminta baik oleh pimpinan Golkar maupun konstituennya. "Saya katakan tidak. Dengan catatan, bahwa nanti tuhanlah yang mengatur. Tapi saya enggak ada niat," kata dia.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?