Aksi 112, Panitia Jamin Peserta Tak Bawa Benda Berbahaya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi demo/unjuk rasa. Toulousestreet.com

    Ilustrasi demo/unjuk rasa. Toulousestreet.com

    TEMPO.CO, Surakarta - Ratusan orang dari Solo berangkat ke Jakarta untuk mengikuti acara zikir di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat, 10 Februari 2017. Mereka berangkat menggunakan 14 bus dan sejumlah minibus serta kendaraan pribadi.

    Pembina Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) Kasum Musyafa mengatakan pihaknya telah mendata semua peserta sebelum rombongan berangkat. Ia mencontohkan, pengumpulan salinan kartu identitas. Selain itu, panitia memeriksa barang bawaan peserta, untuk memastikan tak ada senjata berbahaya dan senjata tajam.

    "Kami menjamin para peserta tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kasum, Jumat, 10 Februari.

    Baca:
    Rizieq Temui Wiranto, Aksi 112 Jadi Zikir di Istiqlal
    Aksi 112, SBY Puji Wiranto Tampil Mengapresiasi Rizieq FPI

    Mereka berangkat dengan dikoordinasi oleh DSKS. Ratusan orang itu berangkat dari sekretariat DSKS di Pajang, Laweyan, Solo.

    Kasum Musyafa mengatakan jumlah peserta aksi yang berangkat berkisar 700 orang. "Kami menggunakan 14 bus, tiga Elf (minibus), dan beberapa kendaraan pribadi," katanya sebelum pemberangkatan.

    Rencananya, rombongan tersebut akan langsung menuju ke Masjid Istiqlal. "Kami harap bisa sampai sebelum subuh," katanya. Mereka akan mengikuti salat subuh berjemaah dan dilanjutkan dengan doa bersama. Setelah acara doa selesai, mereka akan kembali ke Solo.

    Baca:
    Aksi 112, Polda Metro Melarang, Menteri Wiranto Membolehkan
    Wanita Ini Rekam Pengakuan Sang Ayah yang Memperkosa Dirinya

    Kepala Kepolisian Resor Kota Surakarta Komisaris Besar Ahmad Luthfi juga mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap semua barang bawaan peserta. "Pemeriksaan dilakukan demi keamanan semuanya," kata dia.

    Menurut dia, para peserta dipastikan hanya akan berada di Jakarta dalam satu hari. Mereka akan kembali ke Solo seusai acara di Istiqlal. "Semula sudah kami imbau agar tidak perlu berangkat," katanya.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.