Aksi 112, FPI Kota Depok Boyong 2.000 Anggota ke Jakarta

Reporter

Sejumlah massa Front Pembela Islam (FPI) berkumpul di depan pintu masuk Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, 13 Januari 2016. Sejumlah anggota FPI melakukan aksi penolakan kedatangan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang hadir untuk memenuhi undangan sebagai pembicara dalam seminar di kampus tersebut. TEMPO/Iqbal Ichsan

TEMPO.CO, Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) Kota Depok memastikan akan ikut Aksi 112 yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta pada Sabtu, 11 Februari 2017 besok. Aksi ini diadakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI).

Ketua FPI Depok Agus Rahmat mengatakan sekitar 2 ribuan anggotanya akan ikut melakukan aksi tersebut. "Kami ikut karena semangat damai Indonesia bebas dari penista agama," kata Agus, Jumat, 10 Februari 2017.

Baca juga:

Aksi 112 Digelar sampai Ashar, Ini Susunan Acaranya

Ia menuturkan massa dari Depok yang ikut, akan berangkat dari tiga wilayah.  Untuk kawasan satu di wilayah Kecamatan Cinere, Limo Sawangan, Bojongsari, lewat jalur barat. Sedangkan wilayah dua, yakni Kecamatan Pancoran Mas, Cipayung dan Beji, lewat jalur tengah.

Kawasan tiga yang meliputi Kecamatan Tapos, Cilodong, Cimanggis dan Sukmajaya lewat jalur timur. "Jalur tengah akan berkumpul di kawasan Bale Rombeng, Cipayung," ujarnya.

Massa dari FPI akan menggunakan sepeda motor, mobil dan kereta. Menurutnya, aksi besok tidak ada kaitannya dengan nuansa politik menjelang Pilkada Jakarta, 15 Februari 2017.

"Aksinya bukan kali ini saja. Kan yang lalu juga sudah berjalan tertib dan damai," ujarnya. "Tuntutan sama yaitu penjarakan penista agama dan ulama."

Ia melihat Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaya Purnama semakin berulah, meski telah menjalani proses hukum. Hal tersebut terlihat dari penghinaan terhadap ulama yang dilakukannya. "Besok aksi damai. FPI tidak punya agenda politik," ucapnya.

Simak juga:

Menjelang Aksi 112, SBY Memuji Wiranto dan Mengapresiasi Rizieq

Namun, Kepala Polresta Depok Komisaris Besar Herry Heriawan mengatakan telah mengumpulkan pemuka agama, seperti pimpinan Majelis Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan Front Pembela Islam. Semuanya, kata dia, sepakat untuk tidak ikut ke Jakarta pada aksi yang disebut long march 112.

"Sepakat tidak akan turun ke Jakarta, untuk aksi itu. Sebab dilarang," kata Herry.

IMAM HAMDI






Berkas Sudah Tahap II, Roy Suryo Ditahan 20 Hari di Rutan Salemba

2 hari lalu

Berkas Sudah Tahap II, Roy Suryo Ditahan 20 Hari di Rutan Salemba

Roy Suryo ditahan 20 hari di Rutan Salemba setelah berkasnya selesai tahap II.


Berkas Kasus Roy Suryo Sudah P21, Hari Ini Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Ke Kejaksaan

3 hari lalu

Berkas Kasus Roy Suryo Sudah P21, Hari Ini Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Ke Kejaksaan

Kejaksaan Tinggi Jakarta menyatakan berkas kasus Roy Suryo sudah P21 atau lengkap. Hari ini tersangka dan barang bukti diserahkan ke Kejaksaan.


Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

8 hari lalu

Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

Massa Aksi Bela Rakyat yang menolak kenaikan harga BBM hendak menerobos barikade untuk menuju ke Istana.


Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

8 hari lalu

Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

Sekelompok emak-emak gabung Aksi Bela Rakyat menolak kenaikan harga BBM. Mereka datang sambil membawa alat masak.


FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

8 hari lalu

FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

FPI dan PA 212 menggelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda menolak kenaikan harga BBM. Mereka juga menuntut pemerintah menurunkan harga bahan pokok.


Top Metro: Pemerkosaan Remaja Putri oleh Empat Orang dan Anies Ketemu Ormas

10 hari lalu

Top Metro: Pemerkosaan Remaja Putri oleh Empat Orang dan Anies Ketemu Ormas

Polres Jakarta Utara melanjutkan proses hukum terhadap kasus dugaan pemerkosaan remaja putri oleh empat orang anak.


Deretan Pertimbangan Hakim Vonis Lepas Penembakan Laskar FPI

16 hari lalu

Deretan Pertimbangan Hakim Vonis Lepas Penembakan Laskar FPI

Dua polisi penembak laskar Front Pembela Islam (FPI), Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella, divonis lepas oleh majelis hakim P .


Lika-liku Kronologi Peristiwa KM 50: Kejar-kejaran hingga Vonis Bebas Terdakwa

16 hari lalu

Lika-liku Kronologi Peristiwa KM 50: Kejar-kejaran hingga Vonis Bebas Terdakwa

Sebelum dinyatakan tewas, 6 anggota FPI diduga sempat terlibat kejar-kejaran dengan pihak kepolisian dalam peristiwa Kilometer 50 atau KM 50.


Sempat Ditangani Ferdy Sambo, Ini Kesamaan Kasus KM 50 dan Brigadir J

16 hari lalu

Sempat Ditangani Ferdy Sambo, Ini Kesamaan Kasus KM 50 dan Brigadir J

Kasus Brigadir J dan KM 50 yang pernah ditangani Ferdy Sambo dinilai memiliki kesamaan berupa rekayasa baku tembak oleh aparat kepolisian.


Tempo Tayangkan Film Dokumenter Kilometer 50, Ini 3 Fakta Seputar Peristiwa KM 50

16 hari lalu

Tempo Tayangkan Film Dokumenter Kilometer 50, Ini 3 Fakta Seputar Peristiwa KM 50

Tempo meluncurkan film dokumenter Kilometer 50 tentang penembakan 6 anggota FPI oleh aparat kepolisian. Berikut 3 fakta peristiwa tersebut.