Harapan JK Soal Bentakan Chappy Hakim ke Anggota DPR

Reporter

Editor

Budi Riza

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas membahas LRT di Kantor Kepresidenan, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 6 Februari 2017. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta -  Wakil Presiden, Jusuf Kalla, berharap kasus bentakan Direktur Utama PT Freeport Indonesia Chappy Hakim ke anggota DPR Mukhtar Tompo, sudah selesai. Kisruh yang terjadi pada Kamis, 9 Februari 2017, saat rapat dengar pendapat antara perusahaan tambang dengan Komisi VII DPR, itu Chappy Hakim sudah meminta maaf dan membantah memukul anggota Dewan. 

"Saya sendiri tidak tahu masalahnya. Apa yang kita baca Dirut Freeport sudah minta maaf atas kejadian itu. Mudah-mudahan selesai," kata Kalla, Jumat, 10 Februari 2017, di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta.

Kasus bentakan ini diduga berawal dari pernyataan Mukhtar Tompo, yang merupakan anggota Fraksi Hanura, mengenai permintaan Freeport konsisten dalam membangun smelter.

Baca: Freeport Indonesia Segera Dapatkan Izin Ekspor

Kalla mengatakan sebenarnya Freeport sudah punya smelter di Gresik, Jawa Timur, walaupun tidak mencukupi. "Jadi, sudah punya, sudah membangun, walaupun kebutuhannya di bawah setengah, 50 persenan," kata Kalla.

Karena itu, pemerintah meminta Freeport bisa membangun smelter dengan baik. "Ini peringatan terakhir, kalau ekspor diperpanjang, harus bangun betul," kata Kalla. Dia mengatakan ekspor konsentrat tidak akan diperpanjang, bila Freeport tidak membangun smelter.

Sebelumnya, Chappy Hakim membantah telah terjadi pemukulan terhadap pada Mukhtar Tompo. “Tidak benar telah terjadi pemukulan sebagaimana pemberitaan di media. Hal ini sejalan dengan pernyataan Pak Mukhtar sendiri bahwa tidak terjadi pemukulan,” kata Chappy dalam keterangan tertulisnya, Kamis malam, 9 Februari 2017.

Baca: Anggota DPR Mengaku Dibentak Bos Freeport

Menurut Chappy, seusai rapat Mukhtar menghampiri dirinya. Chappy lalu mempertanyakan perkataan Mukhtar mengenai ketidakkonsistenan perusahaan. Chappy meminta Mukhtar untuk menunjukkan ketidakkonsistenan itu. “Saya sangat menghargai Komisi VII DPR atas masukan dan pertanyaan yang konstruktif yang diajukan oleh para anggota Dewan,” kata Chappy.

Chappy mengatakan, yang terjadi selepas rapat dengan Komisi VII adalah hal yang tidak diinginkan oleh pihak manapun. Chappy mengaku dengan tulus memohon maaf kepada Komisi VII DPR atas polemik yang terjadi.

Selain itu, Chappy memastikan akan tetap mematuhi hukum dan seluruh peraturan di Indonesia. “Saya berharap dapat terus bekerjasama dan berkontribusi kepada seluruh pemangku kepentingan di Papua dan Indonesia,” kata Chappy.

AMIRULLAH SUHADA | DANANG FIRMANTO






Sri Mulyani Kunjungi Tambang Freeport: Terbesar Milik Indonesia Saat Ini

20 jam lalu

Sri Mulyani Kunjungi Tambang Freeport: Terbesar Milik Indonesia Saat Ini

Sri Mulyani mendatangi Tambang Grasberg pada akhir pekan, Ahad, 4 Desember 2022. Ia bercerita melihat langsung salah satu tambang emas terbesar itu.


Ferry Mursyidan Baldan Wafat, JK: Baktinya Banyak untuk Bangsa dan Negara

3 hari lalu

Ferry Mursyidan Baldan Wafat, JK: Baktinya Banyak untuk Bangsa dan Negara

Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan pekan lalu sempat menghadiri acara KAHMI di Palu bersama Jusuf Kalla.


Ferry Mursyidan Baldan Wafat, Jokowi: Dunia Perpolitikan Kehilangan Tokoh yang Baik

3 hari lalu

Ferry Mursyidan Baldan Wafat, Jokowi: Dunia Perpolitikan Kehilangan Tokoh yang Baik

Jokowi mengenang Ferry Mursyidan Baldan sebagai sosok yang sangat baik dan bisa berkomunikasi dengan siapa pun.


Riwayat Sawahlunto Menjadi Kota pada 1 Desember 1888

4 hari lalu

Riwayat Sawahlunto Menjadi Kota pada 1 Desember 1888

Sawahlunto resmi menjadi kota di Sumatera Barat pada 1 Desember 1888


Harga Patokan Ekspor Pertambangan Desember 2022 Cenderung Turun, Ini Rinciannya

4 hari lalu

Harga Patokan Ekspor Pertambangan Desember 2022 Cenderung Turun, Ini Rinciannya

Harga sebagian besar komoditas produk pertambangan yang dikenakan bea keluar bulan ini masih terus turun karena pelemahan permintaan ekspor.


Abraham Samad Sebut Banyak Salah Kelola Pertambangan di Indonesia

18 hari lalu

Abraham Samad Sebut Banyak Salah Kelola Pertambangan di Indonesia

Abraham Samad berkata carut-marutnya tata kelola pertambangan di Indonesia disebabkan beberapa hal seperti perizinan dan kontrak karya tambang.


Acara Makan Malam KTT G20 Bikin Megawati dan SBY Duduk Satu Meja

20 hari lalu

Acara Makan Malam KTT G20 Bikin Megawati dan SBY Duduk Satu Meja

Megawati dan SBY turut hadir di acara jamuan makan malam KTT G20 di Bali bersama mantan presiden dan wakil presiden RI lainnya


Deretan Wakil Presiden Indonesia Era Reformasi

20 hari lalu

Deretan Wakil Presiden Indonesia Era Reformasi

Dalam sistem tata negara Indonesia, peran wakil presiden tidak dapat dikesampingkan.


Agar Inovasi Bisa Dikomersialkan, JK Usul Mahasiswa Teknik Dapat Mata Kuliah Bisnis Satu Semester

22 hari lalu

Agar Inovasi Bisa Dikomersialkan, JK Usul Mahasiswa Teknik Dapat Mata Kuliah Bisnis Satu Semester

JK meminta perguruan tinggi memperkuat kolaborasi antara penelitian dan bisnis yang lebih bermanfaat bagi kehidupan manusia.


Pesantren Darunnajah Kini Punya Universitas, Jusuf Kalla Apresiasi Ada Fakultas Bisnis

28 hari lalu

Pesantren Darunnajah Kini Punya Universitas, Jusuf Kalla Apresiasi Ada Fakultas Bisnis

Universitas Darunnajah mempunyai tiga fakultas, yakni FAI, Fakultas Bisnis dan Fakultas Sains dan Teknologi.