Tiba di Ambon, Jokowi Tebar Bantuan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berbincang dengan seorang murid sekolah dasar di Ambon dalam kunjungannya ke Maluku, Rabu, 8 Februari 2017. (dok.Biro Pers Setpres)

    Presiden Joko Widodo berbincang dengan seorang murid sekolah dasar di Ambon dalam kunjungannya ke Maluku, Rabu, 8 Februari 2017. (dok.Biro Pers Setpres)

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo memberikan bantuan kepada masyarakat di sejumlah lokasi sesaat setelah tiba di Kota Ambon, Rabu, 8 Februari, 2017. Dalam kunjungan kerjanya, Jokowi memberikan bantuan berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil diberikan di Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon.

    Dalam kesempatan itu, Presiden didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

    Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan, tahun ini, penyaluran PKH di Kota Ambon ditargetkan sebanyak 4.598 keluarga penerima manfaat (KPM). Penyaluran PKH tunai tahap 1 tahun anggaran 2017 di Kota Ambon ini akan diberikan secara simbolis kepada 350 KPM.

    "Penerima PKH akan mendapat uang Rp 500 ribu yang bisa diambil melalui Bank BRI dengan membawa tabungannya," kata Puan.

    Setelah memberikan bantuan di Desa Rumah Tiga, Jokowi beserta rombongan bergerak menuju SMPN 2 Kota Ambon. Di tempat itu, Jokowi memberikan paket bantuan berupa 20 unit notebook kepada SMPN 2 Kota Ambon.

    Presiden berharap pemberian bantuan itu dapat digunakan sebaik-baiknya oleh pihak sekolah dalam meningkatkan kreativitas dan kemampuan siswa di bidang teknologi. Tak hanya itu, sebanyak 1.265 Kartu Indonesia Pintar (KIP) diberikan kepada siswa dari tingkat SD, SMP, SMA/K, sampai SLB.

    Penyerahan KIP secara simbolis diberikan kepada perwakilan siswa-siswi dari sekolah-sekolah di dua kecamatan di Kota Ambon, yakni Kecamatan Baguala dan Kecamatan Sirimau.
    "Untuk siswa SD, dana KIP yang akan diterima sebesar Rp 450 ribu, untuk siswa SMP Rp 750 ribu, dan untuk SMA/SMK Rp 1 juta," ujar Puan.

    RERE KHAIRIYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.