Sidang Dimas Kanjeng, Wakil Kajati Jawa Timur Jadi Penuntut  

Reporter

Tersangka Dimas Kanjeng Taat Pribadi digiring petugas saat rekontruksi di padepokannya Desa Wangkal, Gading, Probolinggo, Jawa Timur, 3 Oktober 2016. Rekonstruksi yang menghadirkan Kanjeng Dimas dan sejumlah tersangka lain tersebut dilakukan untuk pengembangan pengusutan kasus pembunuhan Abdul Gani. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Surabaya - Sidang pertama perkara pembunuhan dan penipuan dengan tersangka pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi, akan digelar di Pengadilan Negeri Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis besok, 9 Februari 2017.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Rudi Prabowo turun tangan bakal menjadi jaksa penuntut umum (JPU).

"Besok Wakajati yang langsung turun sidang," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Richard Marpaung, Rabu, 8 Februari 2017.

Baca: Anggota DPR Pertanyakan Surat Pemberhentian Ahok

Selain Rudi, tim jaksa penuntut juga terdiri atas Asisten Tindak Pidana Umum Tjahjo Aditomo Kejaksaan Jawa Timur serta Kepala Seksi Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda H. Usman.

Berkas kasus pembunuhan dan penipuan Taat Pribadi telah dilimpahkan ke pengadilan pada Kamis pekan lalu, 2 Januari 2017. Sebelumnya, Kepolisian Daerah Jawa Timur menetapkan Taat sebagai tersangka kasus pembunuhan terhadap dua santrinya pada 29 September 2016. Sedangkan untuk tersangka kasus penipuan ditetapkan sehari kemudian.

Simak: JK: Kritik SBY Wajar sebagai Penyeimbang Pemerintah

Taat diduga memerintahkan pembunuhan berencana terhadap Ismail Hidayah dan Abdul Gani. Abdul Gani diketahui dibunuh pada 13 April 2016, sekitar pukul 09.00, di ruang Tim Pelindung Padepokan Dimas Kanjeng di Dusun Sumber Cengkalek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

Sedangkan kasus penipuan yang akan disidangkan terkait dengan laporan korban penipuan asal Jember, Jawa Timur, Prayitno Supriadi. Berawal dari laporan Prayitno, kasus pembunuhan Abdul Ghani dan Ismail Hidayah terungkap. Dari Prayitno pula, polisi mengungkap praktek penipuan Taat dengan modus penggandaan uang.

Lihat: Kasus Rizieq-Firza, Polda Metro Panggil Ahli Telematika

Selain dua kasus itu, polisi tengah mengincar Taat dalam perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU). Kasus itu kini tengah ditangani penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daeraha Jawa Timur. Terkait dengan perkara itu pula, penyidik telah menyita puluhan aset yang diduga milik Taat yang tersebar di berbagai daerah.

NUR HADI






Pemuda Tewas Ditusuk Saat Nongkrong di Danau Segara City Bekasi

13 menit lalu

Pemuda Tewas Ditusuk Saat Nongkrong di Danau Segara City Bekasi

Satu sudah ditangkap, polisi masih memburu pelaku penusukan di Danau Segara City Bekasi yang lain.


Cerita Paman Korban Balita Tewas Dianiaya Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata

16 jam lalu

Cerita Paman Korban Balita Tewas Dianiaya Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata

Pada tubuh balita tewas dianiaya ditemukan beberapa luka lebam, di antaranya di pinggang, paha dan mulut yang bernanah.


Cerita Eksekusi Brigadir J versi Ricky Rizal, Mengaku Kaget Kenapa Yosua Ditembak

17 jam lalu

Cerita Eksekusi Brigadir J versi Ricky Rizal, Mengaku Kaget Kenapa Yosua Ditembak

Ricky Rizal melihat Yosua bertanya-tanya ketika disuruh jongkok oleh Ferdy Sambo. Ketika Yosua menolak jongkok, Richard langsung menembaknya


Gara-Gara Podcast, Pembunuhan di Australia Terungkap setelah 40 Tahun

3 hari lalu

Gara-Gara Podcast, Pembunuhan di Australia Terungkap setelah 40 Tahun

Mantan guru di Australia, yang menjadi subjek podcast "The Teacher's Pet" dijatuhi hukuman 24 tahun penjara karena membunuh istrinya 40 tahun lalu


Tragedi Piala Dunia 1994, Kisah Tragis Andres Escobar Ditembak Mati Usai Gol Bunuh Diri

6 hari lalu

Tragedi Piala Dunia 1994, Kisah Tragis Andres Escobar Ditembak Mati Usai Gol Bunuh Diri

Pemain Timnas Kolombia, Andres Escobar tewas usai terima 6 tembakan di salah satu kelab malam setelah melakukan gol bunuh diri saat Piala Dunia 1994.


Kasus Sekeluarga Tewas Diracun di Magelang, Polisi: Awalnya Korban Merasakan Mual

6 hari lalu

Kasus Sekeluarga Tewas Diracun di Magelang, Polisi: Awalnya Korban Merasakan Mual

Polda Jawa Tengah membeberkan kronologi kasus sekeluarga tewas diracun di Magelang. Peristiwa itu diduga dilakukan salah satu anak keluarga tersebut.


Wanita Tersangka Pembunuhan Bocah dalam Koper Diesktradisi ke Selandia Baru

6 hari lalu

Wanita Tersangka Pembunuhan Bocah dalam Koper Diesktradisi ke Selandia Baru

Korea Selatan mengekstradisi perempuan tersangka pembunuhan anak ke Selandia Baru. Jasad dua bocah ditemukan di dalam koper beberapa bulan lalu.


Mahasiswa Terancam Hukuman Mati Setelah Bunuh Kakek yang Merawatnya Sejak Kecil

10 hari lalu

Mahasiswa Terancam Hukuman Mati Setelah Bunuh Kakek yang Merawatnya Sejak Kecil

Pelaku disangka melanggar hukum pidana dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun atau hukuman mati.


Jurnalis Meksiko Tewas Ditembak ketika Sedang Menyetir

12 hari lalu

Jurnalis Meksiko Tewas Ditembak ketika Sedang Menyetir

Jurnalis Meksiko kembali menjadi korban pembunuhan. Tahun ini menjadi rekor paling mematikan bagi jurnalis di negara itu.


Eks Karyawan di Bekasi Bunuh Bekas Bos Saat Mencuri Rokok di Toko Kelontong

19 hari lalu

Eks Karyawan di Bekasi Bunuh Bekas Bos Saat Mencuri Rokok di Toko Kelontong

Eks karyawan itu hendak mencuri di toko kelontong tempat dia pernah bekerja. Namun aksinya diketahui oleh bekas bosnya. Curi sejumlah dus rokok.