Kasus Mapala UII, Polisi Yakin Berkas Selesai 2 Pekan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua tersangka kasus Diksar Mapala UII keluar dari tahanan untuk menjalani pemeriksaan di Polres Karanganyar 7 Februari 2017. Hingga saat ini polisi telah memeriksa 44 saksi terkait kasus diksar yang menyebabkan tiga peserta tewas. TEMPO/Ahmad Rafiq

    Dua tersangka kasus Diksar Mapala UII keluar dari tahanan untuk menjalani pemeriksaan di Polres Karanganyar 7 Februari 2017. Hingga saat ini polisi telah memeriksa 44 saksi terkait kasus diksar yang menyebabkan tiga peserta tewas. TEMPO/Ahmad Rafiq

    TEMPO.CO, Karanganyar - Kepolisian Resor Karanganyar yakin dapat menyelesaikan dugaan tindak kekerasan dalam kegiatan Pendidikan Dasar TGC XXXVII Mapala Universitas Islam Indonesia dalam dua pekan. Saat ini mereka telah memperoleh barang bukti dan keterangan 44 saksi.

    Baca juga:
    Kasus Mapala UII, 2 Tersangka Dianggap Tertutup 
    Tragedi Diksar Mapala, 9 Panitia Dikeluarkan dari UII

    "Kami mengakselerasi penanganan hukum terhadap dua tersangka," kata Kepala Polres Karanganyar Ajun Komisaris Besar Ade Safri Simanjuntak, Rabu 8 Februari 2017.

    Ade berharap berkas pemeriksaan terhadap tersangka Wahyudi dan Angga Septiawan bisa dilimpahkan ke Kejaksaan paling lambat dua pekan ke depan.

    Saat ini, polisi tengah mengajukan permintaan hasil visum et repertum luka terhadap 14 peserta diksar. "Permintaan ini kami ajukan kepada Jogja International Hospital," kata Ade. Hasil visum itu akan dicocokkan dengan keterangan saksi yang telah diperoleh.

    Sebelumnya, tiga peserta meninggal setelah mengikuti diksar mapala tersebut. Mereka adalah Muhammad Fadli, 20 tahun, dari Batam; Syaits Asyam (20) dari Sleman; dan Ilham Nurpadmy Listia Adi (20) dari Lombok Timur. Ketiganya adalah mahasiswa UII angkatan 2015. Pemeriksaan di Rumah Sakit Bethesda, Yogyakarta, menemukan sejumlah luka luar dan dalam pada tubuh almarhum Asyam dan Ilham.

    Baca juga:
    Divonis Mati, Begini Reaksi Dua Pembunuh Eno Farihah
    Tertangkap karena Mabuk, Pria Ini Memakai Lingerie Pink

    Sebanyak 37 peserta yang mengikuti pendidikan dasar di lereng Gunung Lawu, Desa Tlogodlingo, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, itu terdiri atas 34 laki-laki dan tiga perempuan. Peserta dibagi menjadi lima regu, yang masing-masing didampingi tiga instruktur operasional.

    Polisi telah menetapkan dua panitia sebagai tersangka dan telah melakukan penahanan. Polisi juga telah menyita sejumlah alat bukti, termasuk hasil otopsi serta benda-benda yang diduga digunakan untuk tindakan kekerasan oleh tersangka terhadap peserta diksar.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.