Penerjun TNI HIlang, Pencarian Dihentikan Karena Cuaca Buruk

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi ketika meninjau lokasi jatuhnya Helikopter HA-5073 yang jatuh di pemukiman penduduk di Sleman, Yogyakarta. TEMPO/Handwahyu

    Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi ketika meninjau lokasi jatuhnya Helikopter HA-5073 yang jatuh di pemukiman penduduk di Sleman, Yogyakarta. TEMPO/Handwahyu

    TEMPO.CO, Semarang - Pencarian seorang penerjun dari TNI  Kopasus yang hilang di perairan Semarang, Jawa Tengah, Selasa,7 Februari 2017 dihentikan menyusul cuaca buruk. "Ini dihentikan dulu sementara karena cuaca buruk," kata Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi saat meninjau lokasi pencarian di kawasan Pantai Marina, Semarang.

    Pangdam Diponegoro menyebut ketinggian ombak di sekitar perairan Semarang ini mencapai dua meter. Meski cuaca cukup buruk di perairan itu, ia optimistis Sersan Satu Danang, prajurit Kopassus yang hilang saat terjun payung tersebut, masih bisa selamat.

    Baca juga: Penerjun TNI Hilang, 10 Selamat 1 Belum Ditemukan

    "Sertu Danang punya kemampuan Paskhas, saya yakin selamat," katanya. Pencarian prajurit Kopassus yang hilang itu sendiri dibantu oleh personel Polair Polda Jawa Tengah dan Basarnas.

    Saat pencarian awal, lanjut dia, payung dan helm yang digunakan oleh Sertu Danang sudah ditemukan. "Ini ada satu yang lepas, agak jauh (dari lokasi pendaratan)," katanya.

    Baca pula:

    Penerjun TNI Hilang, Lokasi di Perairan Semarang

    Penerjun TNI Hilang, Sertu Danang Namanya

    Sebelumnya, 11 prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD menggelar latihan terjun payung di sekitar kawasan Perairan Semarang. Dua penerjun sempat jatuh ke laut karena cuaca buruk disertai angin kencang.

    Satu penerjun berhasil ditemukan, sementara satu lainnya atas nama Sertu Danang masih belum ditemukan.

    ANTARA

    Simak: Anti-Makar, SBY: Dukung Jokowi Selesaikan Masa Jabatannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.