Buntut Napi Sukamiskin Pelesiran, Menteri Yasonna Janjikan Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly memberikan pernyataan pers terkait dengan peredaran narkoba di 39 lapas, Jumat, 3 Februari 2017. Tempo/Maya Ayu

    Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly memberikan pernyataan pers terkait dengan peredaran narkoba di 39 lapas, Jumat, 3 Februari 2017. Tempo/Maya Ayu

    TEMPO.CO, Jakarta – Setelah terungkapnya napi bebas pelesiran, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly berjanji segera memindahkan sejumlah penghuni Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Arcamanik, Bandung, ke Lapas Gunung Sindur, Bogor. Pemindahan itu dilakukan secara bertahap.

    Pemindahan sudah mulai dilakukan sejak Senin pagi, 6 Februari 2017. Terpidana kasus korupsi pengadaan sistem komunikasi radio terpadu di Departemen Kehutanan, Anggoro Widjojo, menjadi narapidana yang pertama dipindahkan.

    Baca: Napi Penjara Sukamiskin Dipindah, LP Gunung Sindur Diubah

    Menurut Yasonna, ada dua napi lagi yang bakal dipindah karena kasus serupa. “Dua lagi akan menyusul. Belum bisa disebutkan namanya, karena akan menimbulkan penolakan,” kata Yasonna saat ditemui Tempo, Senin, 6 Februari 2017. “Tadi saja saat akan dipindahkan, dia (Anggoro) menolak dan berusaha bertahan di sana (Lapas Sukamiskin).”

    Langkah pemindahan narapidana ke lapas kelas III yang memiliki sistem penjagaan ketat itu dilakukan lantaran pemberitaan hasil investigasi Tempo yang mengungkap adanya sejumlah napi Lapas Sukamiskin yang pelesiran ke luar penjara.

    Baca: Kepala LP Sukamiskin Sebut Anggoro Cuma Sarapan di Apartemen

    Anggoro adalah salah satu penghuni yang mendapatkan fasilitas dan perlakuan istimewa. Mantan Direktur PT Masaro Radiokom tersebut berulang kali pergi tanpa penjagaan dan pengawalan ke Apartemen Gateway di kawasan Bandung, Jawa Barat.

    Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Tempo, untuk bisa pelesiran, seorang napi mesti menyuap Rp 5–10 juta kepada sipir dan pejabat penjara. Yasonna mengatakan pihaknya akan menginvestigasi dugaan suap tersebut. “Aliran uang tersebut termasuk akan diperiksa Inspektorat Jenderal,” kata Yasonna.

    Baca: Napi Korupsi Pelesiran: Romi Herton Akan Digunungsindurkan

    Yasonna berjanji akan menjatuhkan sanksi kepada para petugas yang terlibat. “Semua akan diganti kalau memang terbukti terlibat.”

    Selain Anggoro, sejumlah narapidana tercatat pelesiran. Mereka, antara lain, adalah mantan Wali Kota Palembang, Romi Herton, dan istrinya, Masyito; serta mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin. Bahkan Romi dan Masyito tercatat pernah pergi ke Palembang tanpa pengawalan. Alasannya, menjenguk anak yang sakit, Aroon Ceto, di Rumah Sakit Charitas.

    FRANSISCO ROSARIANS | PUTRA PRIMA PERDANA

    BACA JUGA: 
    Napi Korupsi Bebas Pelesiran (1), untuk Bertemu Istri Muda 
    Napi Pelesiran (2): Ada Iming-iming Uang Sogokan

    Saksikan: 
    Tur Gelap Napi Korupsi Anggoro Widjojo
    Romi Herton Berplesir Keluar Penjara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...