Mantan Sekjen PKS, Taufik Ridho, Meninggal Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Taufik Ridho. Dok. TEMPO

    Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Taufik Ridho. Dok. TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (Sekjen PKS), Taufik Ridho, wafat, Senin, 6 Februari 2017, sekitar pukul 01.00. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera membenarkan kabar tersebut. "Betul, sebelumnya memang sedang sakit," kata Mardani saat dikonfirmasi pagi ini.

    Dalam akun Twitter resmi PKS disebutkan Taufik meninggal di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, dan akan disalatkan di masjid di Kompleks DPR Kalibata. Rencananya, mantan Ketua Umum DPW PKS Jawa Barat itu akan dimakamkan di Karawang.

    "Ust M. Taufik Ridho wafat dini hari tadi (6/2) pk. 01.05 WIB di RSCM, Jakarta, dan akan disholatkan di masjid di Komp DPR Kalibata pk. 07-10," cuit akun @PKSejahtera, Senin.

    Selain itu, sejumlah rekan politikus juga menyampaikan duka cita melalui akun Twitter. "Saudaraku, mari doakan kepergian almarhum Ust Taufik Ridho (@TaufikRidho) dari dalam hati sanubari kita. #BeritaDuka," tulis Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dalam akunnya, @fahrihamzah.

    Begitu juga dengan rekan separtainya, Sohibul Iman. Dalam akun @msi_sohibuliman tertulis, "Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Kita kehilangan seorang guru+sahabat terbaik, Ust Taufiq Ridho. Insya Allah beliau husnul khotimah. Amiin!"

    Selama hidupnya, Taufik dikenal sebagai pakar ekonomi syariah. Ia menjadi anggota dewan pengawas syariah untuk bank swasta dengan basis syariah Islam. Pada Februari 2016, Taufik memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Sekjen PKS dengan alasan tak lagi bisa optimal mengurus partai. Ia juga dikenal sebagai pebisnis.

    INGE KLARA SAFITRI

    Baca juga:
    Mantan Komisioner KPI Bimo Nugroho Wafat di RS Medistra
    Mantan Ketua KPI Sasa Djuarsa Wafat, Ini Kenangan Menkominfo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.