MUI: Ulama Berperan Meredam Kegaduhan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Nita Dian

    TEMPO/ Nita Dian

    TEMPO.CO, Painan - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Asli Saan, mengatakan ulama memiliki peran meredam berbagai persoalan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.

    Asli Saan menuturkan, di tengah munculnya berbagai isu, paham, dan aliran sesat yang berpotensi menimbulkan kegaduhan itulah, peran MUI sangatlah dibutuhkan. Menurut dia, ulama harus bersatu meredam setiap persoalan umat yang terjadi di daerahnya. Untuk menguatkan peran MUI, Asli Saan berharap dukungan pemerintah kabupaten setempat.

    "Kami akan bersinergi dengan pemerintah kabupaten. Namun, di sisi lain, tentu kami tidak ingin bertepuk sebelah tangan," ucapnya.

    Baca juga:
    Pesan Tebuireng: NKRI dan Islam Tak Perlu Dipertentangkan

    Tebuireng Dirikan Pusat Kajian Pemikiran Hasyim Asy'ari

    Pada kesempatan terpisah, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni menyambut baik keinginan pengurus MUI setempat untuk bergandengan menuntaskan berbagai persoalan umat.

    "Kami dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berharap hal yang sama. Dan semoga hubungan yang sudah terjalin makin kuat, sehingga umat terpayungi," ujar Hendrajoni.

    Ia menuturkan eksistensi MUI sangat penting bagi Pemkab Pesisir Selatan. Dia berharap lembaga tersebut memberi dukungan yang optimal. Hendrajoni mengatakan akan mendukung program yang dirancang MUI selama tidak bertentangan dengan regulasi yang ada.

    ANTARA

    Simak juga:
    Rizieq Akan Bawa Massa, Kapolda Jabar: Bukan Negara Jalanan
    Pendataan Ulama, MUI Jawa Timur: Untuk Silaturahmi



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.