Kehabisan BBM, Kapal Motor Mutiara Ditarik ke Tanjung Perak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Muhammad Iqbal

    ANTARA/Muhammad Iqbal

    TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Tonny Budiono mengatakan kapal KM Mutiara Sentosa I telah ditarik ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur. Kapal yang terombang-ambing kehabisan bahan bakar sejak Jumat dinihari, 3 Februari 2017, itu berhasil dibawa oleh tug boat Kresna 315 dan TB Restu.

    “Diperkirakan akan tiba pada pukul 13.00 WIB,” kata Tonny dalam keterangan tertulis, Sabtu, 4 Februari 2017. Tonny memastikan semua penumpang di atas kapal dalam keadaan selamat.

    Baca: KM Mutiara Sentosa 1 Kehabisan Bahan Bakar di Laut Madura

    Menurut Tonny, kapal tersebut perlu ditarik lantaran pihaknya yang belum berhasil mengirim persediaan bahan bakar sebanyak 40 ton melalui MT Arfa Ocean. Sebab, kata Tonny, cuaca buruk dan gelombang tinggi mempersulit pengiriman BBM. Adapun bantuan makanan dan minuman telah dilakukan.

    Tonny meminta jajarannya di Pelabuhan Tanjung Perak mempersiapkan kedatangan kapal milik PT Atosim Lampung Pelayaran itu dengan menyiagakan tenaga media dari kantor kesehatan pelabuhan setempat.

    Dalam kejadian ini, Tonny menyayangkan adanya keterlambatan informasi yang disampaikan ke otoritas pelabuhan setempat, sehingga terjadi keterlambatan dalam memberikan bantuan dan penanganan di lapangan. Karena itu, ia akan memberikan teguran keras kepada nakhoda dan agen kapal tersebut. “Keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya satu pihak,” kata Tonny.

    FRISKI RIANA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?