Penelitian: Ikatan Emosional Anak dan Peliharaan Sangat Kuat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang staf Anicall memeluk seekor anjing sambil memegang aplikasi yang menginformasikan tentang emosi hewan peliharaan pada sebuah smartphone, selama demonstrasi di WEARABLE EXPO di Tokyo, Jepang, 18 Januari 2017. REUTERS

    Seorang staf Anicall memeluk seekor anjing sambil memegang aplikasi yang menginformasikan tentang emosi hewan peliharaan pada sebuah smartphone, selama demonstrasi di WEARABLE EXPO di Tokyo, Jepang, 18 Januari 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Penelitian baru dari Universitas Cambridge menyatakan anak-anak mendapatkan kepuasan yang lebih banyak dari persahabatan mereka dengan hewan peliharaan daripada dengan saudara mereka. Anak-anak bahkan merasakan persahabatan yang lebih baik dari hewan peliharaan daripada dengan saudara sendiri.

    Penelitian tersebut menambah bukti mengenai pengaruh hewan peliharaan pada perkembangan anak. Selama ini hewan peliharaan dianggap memiliki dampak positif pada keterampilan sosial anak-anak dan kesehatan emosional mereka.

    Pemimpin penelitian di Departemen Psikiatri Universitas Cambridge Matt Cassells mengatakan siapapun yang mengasihi hewan peliharaan, maka hubungan keduanya yang terbentuk semacam ungkapan persahabatan layaknya sesama orang. Penelitian tersebut dilakukan untuk mengetahui hubungan anak-anak dengan hewan peliharaan dibandingkan dengan keluarga dekat.

    “Pada akhirnya hal ini dapat memungkinkan kami untuk memahami bagaimana hewan berkontribusi pada perkembangan anak yang sehat,” kata Matt seperti dikutip Science Daily, 29 Januari 2017.

    Matt menuturkan penelitian tersebut dipublikasikan dalam Journal of Applied Developmental Psychology yang bekerjasama dengan Pusat Nutrisi Hewan Peliharaan serta didanai oleh Dewan Riset Ekonomi dan Sosial.

    Peneliti mensurvei anak-anak berusia 12 tahun dari 77 keluarga dengan satu atau lebih hewan peliharaan dari jenis apa pun dan lebih dari satu anak di rumah. Anak-anak melaporkan hubungan yang kuat dengan hewan peliharaan mereka dibanding terhadap saudara mereka dengan tingkat konflik yang lebih rendah dan kepuasan yang lebih besar pada pemilik anjing dari jenis lain dari hewan peliharaan.

    SCIENCE DAILY | DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.