Dahlan Tersangka Mobil Listrik, Jaksa Agung: Bukan Rekayasa

Reporter

Dahlan Iskan. TEMPO/Dasril Roszandi

TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Agung M. Prasetyo menjelaskan bahwa penetapan Dahlan Iskan sebagai tersangka korupsi mobil listrik bukanlah hasil rekayasa. “Tidak ada yang mencari-cari, tapi kebenaran harus ditegakkan. Biar besok langit akan runtuh sekalipun, penjahat terakhir hari ini harus diproses. Itu prinsip,” katanya di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat, 3 Februari 2017.

Menurut Jaksa Agung, tidak ada tendensi, apalagi memaksakan kehendak, untuk menjadikan Dahlan tersangka. Dasar penetapan tersangka itu adalah putusan Mahkamah Agung, yang menyatakan tersangka Dasep Ahmadi terbukti korupsi bersama-sama sesuai dengan dakwaan primer.

Baca: Dahlan Iskan Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Mobil Listrik

“Kalau kalian baca dakwaan primernya, Dasep Ahmadi itu bersama Dahlan Iskan. Apa harus dibiarkan? Saya tanya sekarang,” kata Prasetyo kepada wartawan. Dia mengaku ditanyai seputar kasus ini. Kejaksaan tidak mencari-cari kesalahan Dahlan. Menurut dia, tidak ada pihak yang berkuasa mau menyengsarakan mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara itu.

Prasetyo berujar masalah Dahlan adalah opini yang telah dibentuk. “Seolah-olah kesannya jujur, baik, sederhana, dan tulus. Kita lihat nanti faktanya seperti apa.”

Kejaksaan Agung menetapkan Dahlan Iskan sebagai tersangka korupsi pengadaan 16 unit mobil listrik jenis mikrobus dan bus eksekutif pada 26 Januari 2017. Hal itu termuat dalam surat perintah penyidikan yang dikeluarkan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.

Mobil elektrik jenis mikrobus dan bus eksekutif itu awalnya akan dipamerkan dan dijadikan kendaraan resmi Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) XXI pada 2013.

Dahlan menawarkan pendanaan proyek itu kepada PT BRI, PT PGN, dan PT Pertamina, yang kemudian mengucurkan dana Rp 32 miliar.

Dalam pelaksanaan proyek, Dahlan menunjuk Dasep Ahmadi, pemilik PT Sarimas Ahmadi Pratama, sebagai pembuat mobil. Namun, berdasarkan hitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), perbuatan Dasep dan Dahlan membuat negara rugi Rp 28,99 miliar karena mobil tak bisa dipakai.

Dasep divonis 7 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Maret 2016, tapi jaksa mengajukan permohonan banding dan kasasi. Hasilnya, Mahkamah Agung menyebutkan ada keterlibatan Dahlan dalam kasus itu.

Kejaksaan telah mengirim surat penyidikan dan penetapan tersangka ke rumah Dahlan di Ketintang, Surabaya.

REZKI ALVIONITASARI | INDRI MAULIDAR | NUR HADI

Catatan koreksi: berita ini telah dikoreksi pada Jumat 3 Februari 2017 pada pukul 7.25 sebelumnya ada paragraf yang menyebutkan Kepala Bidang Kemitraan dan Bina Lingkungan Kementerian BUMN Agus Suherman sebagai tersangka dalam kasus ini dan telah menahannya seharusnya yang bersangkutan belum ditahan. Demikian koreksi dibuat, mohon maaf atas kesalahan tersebut.






Avanza Listrik Bikinan Atta Halilintar Bisa Tempuh Jarak 175 Km, Berapa Top Speednya?

8 jam lalu

Avanza Listrik Bikinan Atta Halilintar Bisa Tempuh Jarak 175 Km, Berapa Top Speednya?

Mobil listrik Toyota Avanza Atta Halilintar dibangun dari basis Toyota Avanza tahun 2010, tipe G bertransmisi manual.


Respons Bengkel Modifikasi Mobil Soal Kendaraan Listrik Konversi

9 jam lalu

Respons Bengkel Modifikasi Mobil Soal Kendaraan Listrik Konversi

Tomi Gunawan mengatakan tren kendaraan listrik konversi akan semakin banyak. Mau tahu detilnya?


Mustang Charge 1967 Listrik AWD Segera Debut, Lihat Harganya

10 jam lalu

Mustang Charge 1967 Listrik AWD Segera Debut, Lihat Harganya

Mobil sport listrik retro Charge yang mirip Ford Mustang 1967 akan debut di Los Angeles, AS, pada 27 Oktober 2022.


Toyota Avanza Listrik Bikinan Atta Halilintar Mejeng di IMX 2022

1 hari lalu

Toyota Avanza Listrik Bikinan Atta Halilintar Mejeng di IMX 2022

Kelima mobil modifikasi tadi akan bertarung di Perang Bintang Black Stone Live Modz Challenge dalam IMX 2022 yang memperebutkan Piala Ketua MPR.


Mobil Listrik UMS Siap Ikuti Shell Eco Marathon 2022 di Sirkuit Mandalika

2 hari lalu

Mobil Listrik UMS Siap Ikuti Shell Eco Marathon 2022 di Sirkuit Mandalika

Mobil listrik Ababil Evo III merupakan mobil hemat energi yang dirancang untuk mengikuti perlombaan dalam kategori prototype.


Proyek Mobil Listrik Pemkot Bogor Senilai Rp 1,8 Miliar Tahun Ini

2 hari lalu

Proyek Mobil Listrik Pemkot Bogor Senilai Rp 1,8 Miliar Tahun Ini

Anggaran Rp 1,8 miliar tersebut untuk membeli dua mobil listrik untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor dan lima sepeda motor listrik.


Hyundai Ioniq 5 Disebut Punya Mesin Mobil Listrik Terbaik

2 hari lalu

Hyundai Ioniq 5 Disebut Punya Mesin Mobil Listrik Terbaik

Hyundai Ioniq 5 menciptakan ruang interior baru yang lapang dengan memanfaatkan semua hal yang tidak dimiliki platform kendaraan listrik.


Komponen Mobil Listrik Masih Impor, Moeldoko Minta BRIN Kembangkan Produk Lokal

2 hari lalu

Komponen Mobil Listrik Masih Impor, Moeldoko Minta BRIN Kembangkan Produk Lokal

Ketua Periklindo Moeldoko mengatakan komponen impor membuat produksi dan harga mobil listrik menjadi mahal. BRIN sedang melakukan riset.


Tempat Wisata di Bali Bakal Prioritaskan Kendaraan Listrik

2 hari lalu

Tempat Wisata di Bali Bakal Prioritaskan Kendaraan Listrik

Pemerintah Provinsi Bali akan memprioritaskan penggunaan kendaraan listrik di tempat wisata. baik mobil listrik maupun motor listrik.


Pemprov DKI Akan Ajukan Pos Anggaran Mobil Listrik untuk Kendaraan Dinas di APBD 2023

3 hari lalu

Pemprov DKI Akan Ajukan Pos Anggaran Mobil Listrik untuk Kendaraan Dinas di APBD 2023

Sekda DKI Marullah Matali mengatakan Pemprov akan mengajukan anggaran pembelian mobil listrik untuk kendaraan dinas di APBD 2023.