Usulan Hak Angket Penyadapan SBY, Ini Reaksi Partai-Partai

Reporter

SBY Bicara tentang Patriotisme di Universitas Terbuka(Komunika Online)

TEMPO.CO, Jakarta - Fraksi Partai Demokrat mengusulkan pengajuan hak angket untuk menyelidiki dugaan penyadapan pembicaraan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono  atau SBY dengan  Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Ma'ruf Amin. Wakil Ketua Fraksi Demokrat Benny K. Harman mengatakan pihaknya tengah menggalang dukungan terhadap usulan tersebut.

"Syarat minimum 25 anggota dewan atau lebih dari dua fraksi. Dokumen usulan sedang kami susun," kata Benny saat dikonfirmasi, di Jakarta, Kamis 2 Februari 2017. Rancangan usulan tersebut memuat latar belakang, dasar hukum, serta maksud, dan tujuan pengajuan hak angket.

Baca juga:

Analis Politik: Situasi Memanas, Jokowi Harus Lakukan Ini 
Pemuda Muhammadiyah: Penyadapan SBY Penyalahgunaan Kekuasaan

Benny menilai penyadapan tersebut merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Menurut dia, penyadapan itu ilegal dan meresahkan. "Pada akhirnya menciptakan instabilitas politik," ujar dia.

Silakan baca:
Dugaan Penyadapan, Tim Kuasa Hukum Ahok Sayangkan Sikap SBY 
SBY Sebut Disadap, BIN: Tak Ada Kaitannya dengan Kami

Meskipun usulan baru sebatas wacana, tapi beberapa partai langsung bersuara  dan bersikap terhadap usulan hak angket tersebut, sebagai berikut:

Dadang Rusdiana - Sekretaris Fraksi Partai Hanura
"Kami kurang setuju. Yang kami pertimbangkan adalah kondisi politik Tanah Air yang sudah panas jangan diperpanas. Prosedur penyadapan adalah bagian dari proses hukum. Masalah tidak selesai, malah melebar. Jadi elite politik harus menahan diri".

Johnny G. Plate - Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem
"Kami tidak mendukung usulan inisiatif hak angket ini karena berpotensi mempengaruhi proses pengadilan dan akan mengganggu stabilitas politik,. Usulan ini sangat premature. Proses politik di DPR berupa hak angket akan berpotensi dan bernuansa contempt of court proceedings".

Hendrawan Supraktikno - Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan
"Justru kami butuh klarifikasi. Kalau beliau yakin disadap, apakah berarti apa yang disampaikan Tim Hukum di persidangan itu benar adanya?  Pengakuan penyadapan oleh SBY akan berkonsekuensi panjang. Bisa nanti muncul persepsi soal rekayasa fatwa, persekongkolan untuk menjegal Ahok, dan lain-lain".

Arsul Sani - Sekretaris Jenderal PPP
"Masalah penyadapan adalah instrumen hukum yang harus diselidiki dengan menggunakan instrumen hukum, zedangkan jalur dan instrumen politik dinilai kurang tepat meski hak angket merupakan instrumen pengawasan. Kepolisian harus aktif dalam mengusut dugaan penyadapan ini. Dengan tetap berada di jalur hukum, maka kegaduhan politik lebih bisa dikelola dengan lebih baik."

Jazuli Juwaini  - Ketua Fraksi PKS
"Penyadapan tersebut belum terbukti. Fraksi akan lihat dulu. Kami akan pertimbangkan dulu bibit, bebet, dan bobotnya".

S. DIAN ANDRYANTO






3 Minggu Berdiam di Studionya, SBY Hasilkan 17 Lukisan

50 hari lalu

3 Minggu Berdiam di Studionya, SBY Hasilkan 17 Lukisan

SBY mengungkapkan dengan melukis dapat mendatangkan kedamaian dalam hatinya sekaligus berharap dapat mengobati rasa rindu.


Pengamat: Disinformasi Aplikasi Penyadapan Social Spy WhatsApp Masif

30 September 2022

Pengamat: Disinformasi Aplikasi Penyadapan Social Spy WhatsApp Masif

Pada kasus Social Spy WhatsApp, puluhan domain Indonesia .id, .co.id dan .or.id secara serentak menyebarkan disinformasi.


Suciwati Gugat Kebungkaman Jokowi dan Partai Politik dalam Kasus Munir dan Pelanggaran HAM

22 September 2022

Suciwati Gugat Kebungkaman Jokowi dan Partai Politik dalam Kasus Munir dan Pelanggaran HAM

Mengapa Suciwati kecewa cara penyelesaikan kasus pembunuhan Munir dan pelanggaran HAM berat lain di era Jokowi?


Kepala Badan Intelijen Yunani Mundur, Akui Sadap Jurnalis CNN

6 Agustus 2022

Kepala Badan Intelijen Yunani Mundur, Akui Sadap Jurnalis CNN

Kepala dinas intelijen Yunani, Panagiotis Kontoleon, mengundurkan diri di tengah sorotan terhadap praktik penyadapan badan tersebut


Akun WhatsApp Anda Disadap? Begini Cara Mengatasinya

4 Juni 2022

Akun WhatsApp Anda Disadap? Begini Cara Mengatasinya

Setidaknya ada dua cara yang bisa dilakukan bila menjumpai akun WhatsApp kena sadap oleh seseorang. Berikut penjelasannya.


Simak, Inilah 6 Ciri-ciri WhatsApp Anda Disadap

4 Juni 2022

Simak, Inilah 6 Ciri-ciri WhatsApp Anda Disadap

Modus kejahatan di WhatsApp yang kini sering terjadi adalah penyadapan akun lewat metode social engineering. Apa saja ciri-ciri WhatsApp Anda disadap?


Sadap Pesan Radio Rusia, Jerman Sebut Membahas Pembantaian Bucha

8 April 2022

Sadap Pesan Radio Rusia, Jerman Sebut Membahas Pembantaian Bucha

Jerman mengatakan telah menyadap percakapan radio di mana pasukan Rusia membahas pembunuhan warga sipil di kota Bucha, Ukraina


Proliga 2022: Begini Kata SBY Usai Saksikan Bogor LavAni Kalahkan Kudus Sukun

8 Januari 2022

Proliga 2022: Begini Kata SBY Usai Saksikan Bogor LavAni Kalahkan Kudus Sukun

SBY ikut menyaksikan kemennagan Bogor LavAni atas Kudus Sukun Badak dalam laga Proliga 2022 di Sentul, Sabtu, 8 Januari.


Proliga 2022: Didirikan SBY, Bogor LavAni Diperkuat Banyak Pemain Binaan Sendiri

6 Januari 2022

Proliga 2022: Didirikan SBY, Bogor LavAni Diperkuat Banyak Pemain Binaan Sendiri

Bogor LavAni, yang didirikan SBY, bakal melakukan debut dalam kompetisi bola voli paling bergengsi PLN Mobile Proliga 2022.


Jokowi Teken UU Kejaksaan: Kewenangan Penyadapan hingga Perampasan Aset

6 Januari 2022

Jokowi Teken UU Kejaksaan: Kewenangan Penyadapan hingga Perampasan Aset

Jokowi telah meneken UU Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas UU Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI.diundangkan pada hari yang sama.