Kasus Ahok, Santri Jombang Minta Semua Pihak Menahan Diri  

Reporter

Ki-Ka: Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Abbas, Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI, Maruf Amin, Wakil Sekjen MUI, KH Tengku Zulkarnain, saat konfrensi press mengenai pernyataan sikap MUI terhadap masalah penistaan Agama oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang menyinggung surat Al Maidah ayat 51. di kantor MUI Pusat, Jakarta, 13 Oktober 2016. Tempo/ Aditia Noviansyah

TEMPO.COJombang - Jaringan Alumni Santri Jombang (Jas-Ijo), Jawa Timur, meminta semua pihak menahan diri terkait dengan sidang Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yang menyeret nama Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin.

"Kami meminta semua pihak menahan diri untuk tidak saling melukai secara verbal dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan persoalan," kata Koordinator Jas-Ijo Aan Anshori di Jombang, Rabu, 1 Februari 2017.

Ia mengatakan, dalam perkara yang melibatkan Ahok terkait dengan sidang penistaan agama itu, seharusnya masyarakat bisa mengutamakan cara berpikir yang positif. Aan bahkan meyakini ada dua kekuatan besar yang sedang berusaha kuat membenturkan massa organisasi masyarakat Nahdlatul Ulama (NU) untuk meraup keuntungan politik dalam pilkada Jakarta.

"Dua kekuatan tersebut adalah partai politik oportunis dan kelompok yang selama ini kerap melakukan praktek intoleransi," tuturnya.

Baca juga:
Ahok Akhirnya Minta Maaf kepada Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin
Luhut, Kapolda, dan Pangdam Jaya Bertemu Ma’ruf Amin

Pihaknya juga menegaskan hanya memantau pelaksanaan pilkada tersebut. Selain karena tidak mempunyai hak pilih, ia tidak ingin terlibat dengan konflik itu, karena dikhawatirkan bisa memecah belah umat beragama.

Terkait dengan polemik yang melibatkan Ketua MUI KH Ma'ruf Amin dengan Ahok, ia memilih bersikap tunduk kepada kiai sepuh, seperti KH Mustofa Bisri dan kiai-kiai lain yang mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kami sepenuhnya bersikap tunduk kepada KH Mustofa Bisri dan kiai-kiai lain yang mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa, menjaga akhlak dan keikhlasan berkhidmat perjuangan, dan menolak penghalalan segala cara dalam berpolitik," tuturnya.

Ia berharap, seluruh umat Islam dan pemeluk agama lain di Indonesia tidak terpengaruh oleh berbagai macam upaya provokator dari berbagai pihak. Ia juga meminta seluruh warga Indonesia bersatu.

ANTARA

Baca juga:
Said Aqil: Meski Difitnah dan Dicaci, NU Membela NKRI
Uber Buka Kerja Sama dengan Taksi Lokal






Serikat Nelayan NU Bagi Ikan Gratis untuk Warga Menteng Dalam

22 hari lalu

Serikat Nelayan NU Bagi Ikan Gratis untuk Warga Menteng Dalam

Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama membagikan satu ton ikan gratis kepada masyarakat di kawasan Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan.


Kontroversi Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet, Ini Penjelasan Pakar Bahasa

39 hari lalu

Kontroversi Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet, Ini Penjelasan Pakar Bahasa

Pakar Bahasa dari UIN Syarif Hidayatullah sebut dari segi bahasa, lagu itu tidak memiliki unsur negatif, namun dari segi kepantasan tidak pas.


Toleransi Beragama, Ruben Onsu dan Sarwendah Renovasi Musala yang Nyaris Roboh

56 hari lalu

Toleransi Beragama, Ruben Onsu dan Sarwendah Renovasi Musala yang Nyaris Roboh

Ruben Onsu berharap musala yang telah direnovasinya dapat memudahkan serta membuat warga di sekitar semakin rajin beribadah.


PBNU Buka Pendaftaran Beasiswa ke Universitas Al Azhar Kairo

15 Juli 2022

PBNU Buka Pendaftaran Beasiswa ke Universitas Al Azhar Kairo

Pendaftaran beasiswa ke Universitas Al Azhar Kairo dibuka sejak 14-20 Juli 2022.


UNU Yogyakarta dan UEA Teken MoU Pendirian Sekolah Masa Depan

3 Juli 2022

UNU Yogyakarta dan UEA Teken MoU Pendirian Sekolah Masa Depan

Penandatangan MoU antara PBNU dan UEA dilakukan untuk mendirikan sekolah masa depan di bawah UNU Yogyakarta


Rahasia Pesantren Tambakberas Berdiri Hingga Usia Hampir 2 Abad

28 Juni 2022

Rahasia Pesantren Tambakberas Berdiri Hingga Usia Hampir 2 Abad

Putri Abdul Wahab, Nyai Mundjidah Wahab memaparkan, ada empat modal yang menjadi rahasia Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Apa saja?


Profesor NU, Anak Penjual Petis Jadi Rektor UIN Sunan Ampel

13 Juni 2022

Profesor NU, Anak Penjual Petis Jadi Rektor UIN Sunan Ampel

Muzakki yang merupakan Guru besar bidang Sosiologi Pendidikan UIN Sunan Ampel adalah seorang putra penjual petis di Pasar Sidoarjo.


Ketua Majelis Sang Presiden Dukung Anies Baswedan, PBNU: Ia Pernah di LPBHNU

9 Juni 2022

Ketua Majelis Sang Presiden Dukung Anies Baswedan, PBNU: Ia Pernah di LPBHNU

Ahmad Nurul Huda Haem menyatakan Ketua Majelis Sang Presiden Abu Abdurrahman memang pernah duduk sebagai Wakil Ketua LPBHNU.


Ketua Panitia Majelis Sang Presiden Dukung Anies Disebut NU, PBNU Membantah

9 Juni 2022

Ketua Panitia Majelis Sang Presiden Dukung Anies Disebut NU, PBNU Membantah

Ketua PBNU Ahmad Fahrurrozi mengaku tidak mengenal ketua panitia deklarasi dukung Anies Capres 2024 di Hotel Bidakara.


UGM Bangun Kawasan Kerohanian Fasilitasi 5 Agama

23 Mei 2022

UGM Bangun Kawasan Kerohanian Fasilitasi 5 Agama

UGM akan memulai pembangunan Kawasan Kerohanian untuk mewadahi kegiatan rohani sivitas UGM yang beragama Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.