Firza Sakit, Pengacara Ajukan Penangguhan Penahanan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengacara Aziz Yanuar mendatangi Mako Brimob, Depok, untuk mendampingi tersangka kasus dugaan makar, Firza Husein. TEMPO/Imam Hamdi

    Pengacara Aziz Yanuar mendatangi Mako Brimob, Depok, untuk mendampingi tersangka kasus dugaan makar, Firza Husein. TEMPO/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Depok - Pengacara Aziz Yanuar mengatakan akan mengirim surat penangguhan penahanan kliennya, Firza Husein, tersangka kasus dugaan makar. "Hari ini akan kami berikan surat permohonan penangguhan penahanan Firza," kata Aziz setelah mendampingi pemeriksaan kliennya di Markas Komando Brigade Mobil, Kelapa Dua, Depok, Rabu, 1 Februari 2017.

    Azis menuturkan belum mengetahui sampai kapan Firza ditahan di Mako Brimob. Firza ditangkap karena ditetapkan menjadi tersangka kasus makar pada 2 Desember 2016. Firza ditangkap dari rumah orang tuanya di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa, 31 Januari 2017. "Yang pasti kami minta Firza segera dibebaskan. Surat penangguhannya sudah dibuat," ujar Azis.

    Menurut Aziz, Firza selama ini kooperatif terkait dengan pemeriksaan kasus makar yang dialamatkan polisi kepadanya. Bahkan, rencananya polisi akan memanggil Firza untuk diperiksa hari ini. "Tapi, kemarin sudah ditangkap, dalam keadaan lemah dan masih sakit," ucap Azis.

    Baca juga:
    Firza Husein Bantah Ada Chat Mesum: Foto Itu Hasil Editan
    Ketua GNPF MUI dan Jubir FPI Hadiri Pemeriksaan Kasus Makar

    Selain kasus makar, nama Firza mencuat lantaran beredarnya chatting percakapan mesum yang diduga dilakukan dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab. Di media sosial juga beredarnya foto syur Firza. "Firza membantahnya. Itu tidak benar," ujar Azis.

    Azis meminta polisi menyelidiki dalang yang menyebar isi percakapan berita bohong alias hoax itu. Ditambah, ada suara percakapan yang mengatasnamakan kliennya. "Itu semuanya hoax," katanya.

    Adapun Rizieq Syihab menyebut beredarnya rekaman video percakapan yang mengatasnamakan dirinya dan Firza Husein di media sosial adalah fitnah. "Itu semua fitnah. Kami tahu, alhamdulillah, kemarin bahwa Firza Husein juga sudah menyampaikan bantahan melalui juru bicaranya," kata Rizieq di Kepolisian Daerah Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 1 Februari.

    IMAM HAMDI | FRISKI RIANA

    VIDEO: Penggeledahan, Polisi Membawa Sprei dari Rumah Orang Tua Firza Husein


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.