Jelang Pemeriksaan Rizieq dll, Polisi Antisipasi 2.000 Massa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi massa FPI di depan Mapolda Metro Jaya saat pemimpin FPI Rizieq Shihab diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya. MARIA FRANSISCA

    Aksi massa FPI di depan Mapolda Metro Jaya saat pemimpin FPI Rizieq Shihab diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya. MARIA FRANSISCA

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya akan memeriksa sejumlah saksi terkait dengan dugaan makar Sri Bintang Pamungkas, Rabu, 1 Februari 2017. Mereka di antaranya Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Syihab; juru bicara FPI, Munarman; dan Ketua Gerakan Nasional Pembela Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Bachtiar Natsir. 

    "Rencananya, mereka akan diperiksa pukul 10.00 di Direktorat Reserse Kriminal Umum," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Selasa, 31 Januari 2017. 

    Baca:

    Ditangkap Kasus Makar, Firza Didampingi 5 Pengacara

    Polda juga akan mengantisipasi adanya massa pendukung Rizieq yang akan melakukan aksi di depan Polda Metro Jaya. Hal ini serupa dengan pemeriksaan Rizieq pada 23 Januari lalu.

    "Untuk besok, kami mendapat laporan akan ada sekitar 2.000 massa aksi yang akan datang," kata Argo. Rencananya, mereka akan kembali menjalankan aksi di depan Pintu Barat Polda Metro Jaya.

    Argo mengatakan pengamanan juga telah disiapkan. Meskipun begitu, ia menyebut jumlah personel yang berjaga masih tentatif, tergantung kebutuhan di lapangan. Ia juga belum bisa memastikan apakah ada pengalihan arus lalu lintas di sekitar ruas jalan Jenderal Sudirman.

    Ini merupakan pemeriksaan pertama bagi Rizieq, Munarman, dan Bachtiar. Polda rencananya akan memeriksa mereka terkait pertemuan-pertemuan dengan Sri Bintang sebelum penangkapan terhadap dirinya.

    Sebelumnya, Polda telah memanggil sejumlah saksi kasus makar Sri Bintang, mulai pengamat Eko Ichsanuddin Noorsy, Ketua KSPI Said Iqbal, hingga politikus Partai Gerindra, Permadi. 

    EGI ADYATAMA

    Simak juga:
    JK Bicara Dugaan Percakapan Rizieq-Firza: Kok Kayak Novel 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.