Balita Tewas Penuh Luka, Pemilik Panti Asuhan Jadi Tersangka

Reporter

Penghuni panti jompo Yayasan Tunas Bangsa yang mengalami sakit jiwa dikurung di dalam ruangan jeruji di Pekanbaru, Riau, 29 Januari 2017. Kamar penghuni panti jompo tersebut, layaknya sebuah kamar dalam penjara. TEMPO/Riyan Nofitra

TEMPO.CO, Pekanbaru - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru menetapkan pemilik Panti Asuhan Yayasan Tunas Bangsa, Lili Rahmawati, sebagai tersangka kasus penganiayaan yang berujung meninggalnya seorang balita, Muhammad Zikli, 1,8 bulan.

"Lili ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus penganiayaan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru Komisaris Bimo Aryanto, Selasa, 31 Januari 2017.

Menurut dia, Lili sebagai orang yang bertanggung jawab atas meninggalnya Zikli yang dititipkan di panti asuhan tersebut. Keluarga korban menduga Zikli tewas dianiaya di panti asuhan tempat dia dititipkan, setelah ditemukannya luka di sekujur tubuhnya.

Baca: Kematian Balita Ini Diduga Janggal, Polisi Bongkar Makamnya

Lili dijerat dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana diubah ke Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 dengan ancaman 10 tahun penjara.

Kasus penganiayaan balita terungkap saat paman korban, Dwiyatmoko, melapor ke Kepolisian Resor Kota Pekanbaru. Dwiyatmoko melihat kejanggalan karena jenazah korban penuh luka, antara lain di kemaluan, punggung, bibir, tangan dan kaki. Sebelum meninggal, korban sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad, Senin, 16 Januari 2017.

Pihak rumah sakit enggan memberitahu penyebab kematian bocah tersebut dan menyarankan keluarganya melapor ke polisi. Namun pengurus panti asuhan mengaku korban meninggal akibat mengalami demam tinggi. Tidak puas dengan jawaban itu, Dwiyatmoko melapor ke polisi.

Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan, termasuk membongkar kuburan M. Zikli untuk dilakukan otopsi. Polisi menemukan adanya unsur kekerasan akibat benda tumpul pada tubuh korban. Terdapat luka akibat benda tumpul pada bagian pelipis, perut dan punggung.

Kasus lain terungkap setelah Lembaga Perlindungan Anak Riau melakukan sidak di dua panti jompo milik Yayasan Tunas Bangsa lainnya. LPA Riau menemukan adanya praktek tidak manusiawi dilakukan yayasan terhadap penghuni panti.

Simak: Diperlakukan Tak Manusiawi, Penghuni Panti Jompo Dievakuasi

Warga lansia dikurung dalam ruangan seperti penjara, digabung dengan penderita sakit jiwa. Ruangan tampak terlihat kotor karena tidak ada sekat pemisah antara tempat tidur dan lubang kakus. Penghuni panti pun tidak diberi makan selayaknya dan kerap mendapatkan kekerasan.

RIYAN NOFITRA






Memphis Bubarkan Unit Polisi setelah Pemukulan Fatal

1 hari lalu

Memphis Bubarkan Unit Polisi setelah Pemukulan Fatal

Para pengkritik mengatakan tim polisi khusus semacam ini cenderung menggunakan taktik-taktik kekerasan.


Video Penganiayaan Tyre Nichols oleh Polisi Memphis Dirilis

2 hari lalu

Video Penganiayaan Tyre Nichols oleh Polisi Memphis Dirilis

Polisi dikecam karena menggunakan kekuatan berlebihan dalam menghadapi orang-orang kulit hitam.


Asisten Hotman Paris Diduga Dianiaya di Tempat Hiburan

3 hari lalu

Asisten Hotman Paris Diduga Dianiaya di Tempat Hiburan

Asisten pribadi pengacara Hotman Paris Hutapea, Intan, diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria


Ibu Muda yang Aniaya Anak Hingga Tewas di Klender Jadi Tersangka

3 hari lalu

Ibu Muda yang Aniaya Anak Hingga Tewas di Klender Jadi Tersangka

NK, ibu muda berusia 20 tahun, menganiaya anaknya yang masih berusia dua tahun hingga tewas


Polisi Tangkap Suami Penganiaya Istri dengan Kapak Hingga Jari Putus di Tangerang

3 hari lalu

Polisi Tangkap Suami Penganiaya Istri dengan Kapak Hingga Jari Putus di Tangerang

Polres Tangerang Kota menangkap suami yang menganiaya istrinya dengan kapak hingga jarinya terputus.


Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Kandung di Duren Sawit, Ada Luka di Sekujur Tubuh

5 hari lalu

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Kandung di Duren Sawit, Ada Luka di Sekujur Tubuh

Polsek Cakung melakukan penyelidikan terhadap tewasnya seorang balita perempuan berinisial NA berusia 2 tahun 1 bulan di Kelurahan Klender.


Kasus KDRT, Polisi Janji Bakal Jemput Paksa Raden Indrajana kalau Mangkir Lagi

13 hari lalu

Kasus KDRT, Polisi Janji Bakal Jemput Paksa Raden Indrajana kalau Mangkir Lagi

Polres Jaksel menetapkan Raden Indrajana Sofiandi yang menganiaya kedua anak kandungnya di Apartemen Signature Park, Tebet, sebagai tersangka


Tak Bisa Hadir ke Polres Jaksel Karena Harus Cek Kesehatan, Raden Indrajana: Biar Kondisi Fit Kalau Ditahan

19 hari lalu

Tak Bisa Hadir ke Polres Jaksel Karena Harus Cek Kesehatan, Raden Indrajana: Biar Kondisi Fit Kalau Ditahan

Raden Indrajana, yang kini menjadi tersangka KDRT dan penganiayaan terhadap dua anaknya, bicara soal kemungkinan jika dirinya ditahan.


Tebas Lawan dengan Celurit Saat Tawuran di Neglasari, 3 Pelajar Ditangkap di Sekolah

19 hari lalu

Tebas Lawan dengan Celurit Saat Tawuran di Neglasari, 3 Pelajar Ditangkap di Sekolah

Para tersangka tawuran dan pengeroyokan itu diciduk polisi di sekolahnya pada Selasa kemarin, berikut barang bukti senjata tajam.


Pria Aniaya Ayahnya di Tambora Gara-gara Makan Malam Beberapa Kali Beli Sabu

20 hari lalu

Pria Aniaya Ayahnya di Tambora Gara-gara Makan Malam Beberapa Kali Beli Sabu

Pria di Tambora yang aniaya ayah kandung karena persoalan makan malam diketahui pernah beli sabu beberapa kali.