Kasus Mapala UII, Belasan Anggotanya Diperiksa Polisi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi lakukan olah tkp kasus mapala uii di watu lumbung, tempat diksar mapala uii, kamis 26 januari 2017. TEMPo/Ahmad Rafiq

    Polisi lakukan olah tkp kasus mapala uii di watu lumbung, tempat diksar mapala uii, kamis 26 januari 2017. TEMPo/Ahmad Rafiq

    TEMPO.CO, Karanganyar - Belasan anggota Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, tiba di Kepolisian Resor Karanganyar untuk menjalani pemeriksaan. Mereka didampingi pengacara serta mantan Rektor UII, Harsoyo.

    Para anggota mapala tersebut tiba menggunakan kendaraan bus. Sedangkan, Harsoyo tiba dengan kendaraan berbeda. Setelah menunggu sejenak, mereka masuk ke gedung Reserse Kriminal Umum.

    Baca juga:
    Dua Anggota Mapala UII Ditangkap, Diduga Pelaku...
    Mapala UII Akui Ada Tindakan Fisik Berlebihan

    Menurut Harsoyo, ia diminta polisi untuk mengantar para terperiksa itu. “Dengan iktikad baik, saya mengantar mereka ke sini,” katanya, Selasa, 31 Januari 2017.

    Harsoyo berujar dia tidak akan menunggu proses pemeriksaan sampai selesai. “Karena hanya diminta mengantar,” kata Harsoyo. Dia menyerahkan proses selanjutnya ke pihak kepolisian.

    Silakan baca:
    Tersangka Kasus Mapala UII, Begini Polisi Duga Dua...

    Terkait dengan adanya dua anggota Mapala UII yang telah ditahan, Harsoyo tidak banyak mengomentari. “Saya belum tahu, siapa saja yang telah ditahan,” katanya. Ia pun tidak mengetahui status akademik kedua anggota mapala itu.

    Dua anggota Mapala UII, Wahyudi dan Angga, ditangkap pada Senin, 30 Januari 2017. Mereka diduga melakukan penganiayaan pada proses Diksar Mapala UII di lereng Gunung Lawu dua pekan lalu.

    Tiga peserta diksar akhirnya tewas setelah mengikuti kegiatan tersebut. Polisi telah mengantongi sejumlah alat bukti terkait dengan tindakan kekerasan itu.

    AHMAD RAFIQ

    Simak:
    Menuju 2019, Analis Politik: Cikeas Vs Teuku Umar Memanas
    Analis Politik: Antasari Azhar Simbol Pertarungan Dimulai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.