Kasus Masjid, Sylviana Murni Diperiksa Hampir 7 Jam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Wali Kota Jakarta Pusat Sylviana Murni menjawab pertanyaan awak media usai diperiksa Ditipikor Bareskrim terkait korupsi pembangunan masjid, di Gedung Ombudsman, Jakarta, 30 Januari 2017. Kombes Adi Deriyan mengatakan ada 20 saksi yang sudah dipanggil untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Mantan Wali Kota Jakarta Pusat Sylviana Murni menjawab pertanyaan awak media usai diperiksa Ditipikor Bareskrim terkait korupsi pembangunan masjid, di Gedung Ombudsman, Jakarta, 30 Januari 2017. Kombes Adi Deriyan mengatakan ada 20 saksi yang sudah dipanggil untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil Gubernur DKI Jakarta, Sylviana Murni menjalani pemeriksaan di kantor Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri, Jakarta, Senin, 30 Januari 2017. Sylviana diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan Masjid Al-Fauz di kantor Wali Kota Jakarta Pusat.

    Sylviana tiba di kantor Direktorat Tipikor Bareskrim sekitar pukul 09.01. Setelah menjalani pemeriksaan hampir tujuh jam, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dalam Pilada DKI Jakarta 2017 ini keluar sekitar pukul 15.50.

    Baca: Jadi Saksi Kasus Masjid, Sylviana Penuhi Panggilan Bareskrim

    Saat keluar, mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu mengucapkan terima kasih kepada awak media yang telah menantinya. "Terima kasih ya, sudah menunggu lama," ujar Sylvi sambil tersenyum.

    Sylvi mengatakan penyidik menanyainya dengan pertanyaan seputar proses pembangunan masjid di kantor Wali Kota Jakarta Pusat. "Saya katakan bahwa pembangunan masjid dilakukan pada 2010," ucapnya.

    Baca: Dugaan Korupsi Masjid di Jakpus, Saefullah Ungkap ini

    Dia menambahkan pada tahun itu, dia mengikuti pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional atau Lemhanas selama sembilan bulan. "Mulai 26 Januari sampai 29 September 2010, atau selama 9 bulan saya ditugaskan untuk pendidikan Lemhanas," kata Sylvi.

    Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan Sylvi dipanggil untuk menjadi saksi kasus masjid ini. Sylviana pernah menjabat Wali Kota Jakarta Pusat pada 2010. Sebelum naik ke penyidikan, polisi awalnya sudah memeriksa 20 orang.

    "Dibutuhkan pemeriksaan sekitar 20 saksi," kata Martinus melalui pesan WhatsApp. Pengusutan kasus ini bermula dari laporan yang masuk ke Bareskrim, tapi pihak Bareskrim enggan menyebutkan pelapornya.

    REZKI ALVIONITASARI

    Baca juga:
    Pengunjuk Rasa Anti Panglima FPI Munarman Diminta Bubar
    Video Rekaman Diduga Rizieq dan Firza Husein, FPI:Itu Fitnah

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dijen Imigrasi Ronny Sompie Dicopot Terkait Harun Masiku

    Pencopotan Ronny Sompie dinilai sebagai cuci tangan Yasonna Laoly, yang ikut bertanggung jawab atas kesimpangsiuran informasi kasus Harun.