Bus Pariwisata Masuk Jurang di Lombok, Tiga Turis Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. personalinjuryweekly.com

    Ilustrasi. personalinjuryweekly.com

    TEMPO.COLombok Utara - Tiga wisatawan asal Cirebon, Jawa Barat, tewas setelah bus pariwisata yang mereka tumpangi jatuh ke jurang di kawasan wisata Pantai Malimbu, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Sabtu, 28 Januari 2017, sekitar pukul 10.00 Wita.

    Kepala Satuan Polisi Lalu Lintas Kepolisian Resor Lombok Utara AKP Agus Pujianto, yang ditemui wartawan di lokasi kejadian, mengatakan bus pariwisata Bramasta Trans dengan nomor polisi L-7018-LL diduga jatuh ke jurang setelah tidak mampu naik tanjakan di kawasan Pantai Malimbu. "Dugaan sementara, bus tersebut tidak kuat naik tanjakan sehingga mundur ke bawah lalu jatuh ke dalam jurang sedalam sekitar 7 meter," katanya.

    Agus menyebutkan jumlah penumpang bus pariwisata yang datang dari arah Kota Mataram tersebut sebanyak 22 orang. Tiga di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian, belasan orang luka parah, dan sisanya luka ringan.

    Simak juga:

    Tersangka Kasus Mapala UII, Begini Polisi Dua Dua Panitia

    Namun aparat kepolisian belum bisa mengetahui identitas korban meninggal dunia dan luka-luka. Korban luka termasuk sopir dan kernet bus nahas tersebut. "Kami belum bisa mengidentifikasi karena semua korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB di Mataram," ujar Agus.

    Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab pasti bus pariwisata itu masuk ke jurang hingga menyebabkan penumpangnya meninggal dunia. Adapun bus Bramasta Trans sudah bisa dievakuasi ke pinggir jalan menggunakan alat berat milik proyek pembangunan hotel di sekitar TKP.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.