UGM Buka Program Gelar Ganda S-2 Ketenagakerjaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Universitas Gadjah Mada/TEMPO/Sudaryono

    Universitas Gadjah Mada/TEMPO/Sudaryono

    TEMPO.COYogyakarta - Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada membuka program double degree (gelar ganda) S-2. Latar belakang pendidikan S-1 tidak harus ilmu sosial, tapi bisa dari eksakta. Ini adalah program minat khusus ketenagakerjaan dan jaminan sosial (labour and social security) serta master of social policy. Penyelenggaraan program ini bekerja sama dengan The University of Melbourne dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. 

    "Dua semester atau satu tahun kuliah di Universitas Gadjah Mada dan dua semester atau satu tahun di University of Melbourne," kata Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada Erwan Agus Purwanto, Jumat, 27 Januari 2017.

    Program ini akan dimulai pada pertengahan 2017. Modul dan dosen telah disiapkan untuk pembelajaran program tersebut. Jika diterima di program ini dan lulus, dia akan mendapat gelar dobel, yaitu master of art (MA) sosiologi dari Universitas Gadjah Mada dan master of social policy dari University of Melbourne, Australia.

    Satu angkatan perkuliahan sebanyak 25 mahasiswa. Dari BPJS telah disiapkan sebanyak 20 calon mahasiswa dari para pegawai. Mereka akan mengikuti seleksi dari internal kantor itu. Mereka diambil dari kantor BPJS yang ada di seluruh Indonesia. Namun program ini juga terbuka untuk umum. Program tersebut terkonsentrasi pada kajian ilmu sosial dengan konsentrasi isu-isu kesejahteraan dan kebijakan sosial. 

    Ia menambahkan, dengan adanya program ini, lulusan fakultas tidak hanya jago kandang di negeri sendiri. Tidak memiliki orientasi ke dalam negeri saja, mereka juga mempunyai wawasan internasional.

    Kepala Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada Arie Sujito menyatakan kesejahteraan tenaga kerja menjadi sangat penting. Sebagai lembaga pendidikan yang concern terhadap sosial, UGM telah menyiapkan tenaga pendidik dan modul untuk pengajar. "Universitas Gadjah Mada berinisiatif menyelenggarakan studi yang concern pada kesejahteraan tenaga kerja," ujar Arie.

    MUH SYAIFULLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.