KPAI Minta Video Jokowi, Anak, dan Ikan Tongkol Tak Disebar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi: Nita Dian

    Ilustrasi: Nita Dian

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyayangkan beredarnya video anak SD yang salah menyebut nama jenis ikan saat ditanya Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Ketua KPAI Asrorun Niam mengatakan peredaran video itu masuk dalam kategori bullying.

    "Video itu berdampak pada sikap menertawakan hingga mengolok-olok. Padahal video tersebut bukanlah bahan lelucon," katanya.

    Asrorun menjelaskan, telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menghentikan peredaran video tersebut.

    "Untuk menghentikan peredaran konten ini dengan cara take down," kata Asrorun dalam keterangan tertulis, Kamis, 26 Januari 2017.

    Selain itu, Asrorun mengusulkan kepolisian mengusut siapa yang pertama kali mengedarkan video itu agar hal ini tidak dianggap lumrah sehingga perlindungan anak menjadi mati rasa.

    Dia meminta polisi menegakkan hukum. Dia telah berkomunikasi dengan Direktorat Tindak Pidana Khusus Mabes Polri untuk mengambil langkah-langkah.

    Asrorun yakin polisi punya kemampuan dan komitmen untuk memastikan perlindungan anak.

    Dia berharap salah pengucapan yang terdapat di video tersebut murni keluguan anak-anak dan tidak ada unsur kesengajaan dari orang dewasa.

    INGE KLARA SAFITRI

    Baca juga:
    Adegan Salat dalam Film Anak Jalanan Ditegur KPI, Ini Tanggapan RCTI
    Sikap Bagi Orang Tua Jika Nilai Anak Tak Memuaskan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.