Kematian Mahasiswa UII: 21 Orang Diperiksa,Tersangkanya...

Reporter

Editor

Elik Susanto

Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Angkatan 2015 Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Syait Asyam (20 tahun) yang meninggal dunia usai mengikuti Pendidikan Dasar The Great Camping (TGC) Mapala Unisi UII pada 21 Januari 2017 siang lalu. Foto diambil di rumah duka di Jetis, Sleman, 23 Januari 2017. TEMPO/Pito Agustin

TEMPO.CO, Karanganyar -  Untuk segera menemukan siapa pelaku dugaan kekerasan dan penganiayaan terhadap mahasiswa Mapala UII (Universitas Islam Indonesia) Yogyakarta, polisi tengah melakukan sejumlah langkah. Di antaranya, Tim Investigasi Kepolisian Resor Karanganyar, Jawa Tengah,  telah memeriksa 21 saksi.

Hasilnya belum bisa diumumkan sekarang, yang jelas bakal ada tersangka dalam kasus ini. "Kami targetkan penyidikan kasus ini dapat diselesailan pada pekan depan. Tersangka diduga ada lebih dari satu orang," kata Kepala Polres Karanganyar Ajun Komisaris Besar Ade Safri Simanjuntak di Karanganyar, Rabu, 25 Januari 2017 .

Dugaan penganiayaan dalam pendidikan dasar Mapala UII itu mengakibatkan tiga mahasiswa tewas. Mereka mengikuti pendidikan dasar di kawasan Gunung Lawu di Logodringo, Gondosuli, Tawangmangu, Karanganyar.  Tim awalnya memeriksa 11 saksi, sedangkan pada Rabu kemarin memeriksa 10 orang, sehingga total 21 orang.

Baca juga: Dugaan Penganiayaan Mahasiswa UII, Rektor Sebut Nama Ini

Ade mengatakan tim penyidik Polres terdiri atas 20 personel. Mereka melakukan pemeriksan di sebuah hotel di Yogyakarta. Sementara itu, 10 orang saksi yang diperiksa tersebut, antara lain teman korban atau peserta yang mengikuti dikdar dan tiga panitia, serta dua saksi ahli dari perguruan tinggi.

Selain itu, kata Ade, tim penyidik juga mengumpulkan benda-benda milik korban dan tali pemukul yang dapat dijadikan sebagai barang bukti.

Tim penyidik untuk sementara menduga dalam kegiatan diksar mahasiswa UII tersebut ada tindakan pidana kekerasan, namun penyidik masih melakukan pendalaman.


Simak pula: 3 Mahasiswa UII Tewas, Panitia Diklat Dilarang Keluar Kota

Ia juga menjelaskan panitia Diksar UII belum memegang surat izin kegiatan dari kepolisian. Panitia memang sudah memegang surat rekomedasi dari Polres, dan mereka seharusnya kemudian mengajukan surat izin kegiatan.

Puluhan mahasiswa UII Yogyakarta dilaporkan menggelar pendidikan dasar pencinta alam di lereng Gunung Lawu, Tlogodlingo, Tawangmangu, Karanganyar, pada 13-20 Januari 2017, dan tiga di antaranya meninggal dunia di puskesmas dan rumah sakit.

Tiga mahasiswa pencinta alam yang meninggal dunia itu, yakni Muhammad Fadli, 20 tahun asal Tibanbaru, Sekupang Batam; Syaits Asyam (19) asal Sleman, dan Ilham Nurfadmi Listia Adi (19) asal Lombok Timur.

Lihat juga: Diksar Mapala UII Diduga Ada Kekerasan, Ini Cerita Peserta

Muhammad Fadhli meninggal saat hendak dibawa ke Puskesmas Tawangmangu, Karanganyar karena diduga hipotermia pada Jumat, 20 Januari 2017, Syaits Asyam di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, Sabtu (21 Januari 2017), dan Ilham Nurfadmi Listia Adi di RS Bethesda, Senin (23 Januari 2017) dini hari.

ANTARA

Baca juga: 
Kasus Dana Pramuka DKI Diduga Digelembungkan, Ini Modusnya
Grasi Antasari Azhar, Istana: Jokowi Kurangi Hukuman 6 Tahun






Lesti Kejora Cedera Parah hingga Tulang Lengan Bergeser, Ada Kemungkinan Dioperasi

4 hari lalu

Lesti Kejora Cedera Parah hingga Tulang Lengan Bergeser, Ada Kemungkinan Dioperasi

Akun yang tampaknya dikendalikan orang terdekat Lesti Kejora itu terus memperbarui informasi kabar terakhir penyanyi dangdut itu.


Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

8 hari lalu

Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

Dua orang wartawan diduga dianiaya dan disekap oleh pejabat di Pemerintahan Kabupaten Karawang


Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

8 hari lalu

Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri tetap terancam sanksi dari Partai Golkar setelah aksinya menginjak sopir truk viral


Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

14 hari lalu

Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

Aldi memastikan pihaknya akan mengusut tuntas kasus dugaan penculikan dan penganiayaan yang dialami dua wartawan oleh pejabat Kabupaten Karawang


Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online di Koja, Tersangka Sudah Bawa Celurit dari Cinere

19 hari lalu

Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online di Koja, Tersangka Sudah Bawa Celurit dari Cinere

Tersangka penganiayaan, yang masih berusia 17 tahun, berdalih sedang mencari pekerjaan ke Jakarta namun kehabisan uang sehingga tak bisa bayar taksi.


Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Mookevart, Polisi: Tak Ada Tanda Penganiayaan

20 hari lalu

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Mookevart, Polisi: Tak Ada Tanda Penganiayaan

Kapolsek Cengkareng menduga pria tersebut sudah meninggal sejak sehari yang lalu karena kondisi mayat pria itu sudah mengalami pembengkakan.


Remaja 17 Tahun Aniaya Sopir Taksi Online Karena Tak Punya Uang untuk Bayar Ongkos Taksi

20 hari lalu

Remaja 17 Tahun Aniaya Sopir Taksi Online Karena Tak Punya Uang untuk Bayar Ongkos Taksi

Remaja tersebut tidak mengambil uang atau barang dari sopir taksi online yang ia lukai. Mengaku ingin mencari kerja tapi kehabisan uang.


Polres Ponorogo Gelar Rekonstruksi Kasus Tewasnya Santri Gontor

20 hari lalu

Polres Ponorogo Gelar Rekonstruksi Kasus Tewasnya Santri Gontor

Polres Ponorogo menggelar rekonstruksi kasus dugaan penganiayaan di Pondok Modern Darussalam Gontor yang mengakibatkan salah satu santri tewas


Tawuran Maut Pelajar di Depok Sebabkan Satu Tewas, Polisi: Ngakunya Korban Begal

21 hari lalu

Tawuran Maut Pelajar di Depok Sebabkan Satu Tewas, Polisi: Ngakunya Korban Begal

Tawuran maut antar kelompok pelajar di Kota Depok kembali terjadi, akibatnya seorang pelajar berinisial AZS (20) meninggal dunia terkena sabetan celurit.


Suami Aniaya Istri Hingga Tewas di Tangerang, Lalu Menyerahkan Diri ke Polsek Ciledug

21 hari lalu

Suami Aniaya Istri Hingga Tewas di Tangerang, Lalu Menyerahkan Diri ke Polsek Ciledug

Seorang suami aniaya istrinya hingga tewas di rumahnya, setelah itu ia menyerahkan diri ke Polsek Ciledug Tangerang.