Roy Suryo Yakin SBY akan Bantu Antasari Bongkar Kasusnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ibu Ani Yudhoyono memberi ucapan selamat kepada Menteri Pemuda dan Olahraga yang baru Roy Suryo usai acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, (15/1). TEMPO/Subekti

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ibu Ani Yudhoyono memberi ucapan selamat kepada Menteri Pemuda dan Olahraga yang baru Roy Suryo usai acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, (15/1). TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo meyakini Presiden Indonesia keenam Susilo Bambang Yudhoyono akan membantu Antasari Azhar membongkar kasus pembunuhan terhadap Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen. Sebelumnya, Antasari dituduh membunuh Nasrudin ketika masih menjabat sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi di era kepemimpinan SBY.

    "Saya percaya Pak SBY tidak mendiamkan begitu saja," kata Roy saat ditemui di kantor Indikator Politik, Jakarta, Rabu, 25 Januari 2017.

    Baca juga:
    Menkumham: Antasari Telah Bebas Sepenuhnya
    Setelah Antasari Bebas Bersyarat, Jokowi Berikan Grasi

    Roy mengatakan, sudah sifatnya manusia untuk membantu sesama. Namun dia meminta semua pihak tidak menganggap Ketua Umum Partai Demokrat itu memiliki kewenangan seperti dulu saat masih menjabat orang nomor satu di Tanah Air. "Kebetulan Pak SBY adalah warga biasa. Jadi, kalau warga biasa, tentu power tidak lagi sebesar ketika menjabat," ujarnya.

    Di sisi lain, Roy menyampaikan ucapan selamat kepada Antasari atas grasi yang diterima dari Presiden Joko Widodo. Pagi tadi, dia mengaku bertemu dalam satu acara yang sama dengan Antasari. Grasi, ucap Roy, merupakan hak presiden yang patut diberikan. Ia pun memuji langkah Jokowi sebagai keputusan yang bijak.

    Adapun grasi yang belum diberikan saat zaman SBY, kata Roy, saat itu, SBY tidak mau diintervensi. Ia mengambil contoh kasus terhadap Aulia Pohan, besannya sendiri yang tersangkut kasus korupsi. "Sama sekali tidak diintervensi. Kalau itu didasarkan pada Antasari, ya, Pak Aulia Pohan merasakan hal yang sama. Pak SBY itu orang yang clean, clear," ujarnya.

    Jokowi telah mengabulkan permohonan grasi Antasari. Keputusan terkait dengan permohonan grasi tersebut telah ditandatangani Jokowi dan dikirimkan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Salah satu poin dalam keputusan tersebut di antaranya mengurangi masa hukuman Antasari selama enam tahun. Sehingga Antasari pun bebas tanpa syarat.

    Sebelum permohonan grasi diteken, Antasari berstatus bebas bersyarat sejak 10 November 2016. Saat itu, ia meninggalkan Lembaga Pemasyarakatan Pria Kelas 1 Tangerang setelah menjalani masa tahanan sejak Mei 2009.

    FRISKI RIANA

    Simak:
    KPK Tangkap Bupati Buton di Bandara Soekarno-Hatta
    EKSKLUSIF: Ini Tanggapan Ade Armando Setelah Jadi Tersangka


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.