KSAL Resmikan Lapangan Tembak di Morokrembangan Surabaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kasal Ade Supandi saat meninjau KRI Rigel - 933 saat acara serah terima KRI Rigel-933 dan KRI Spica-934 di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, 15 Maret 2016. Kedua kapal perang yang dibangun di galangan kapal OCEA, Perancis tersebut adalah KRI Rigel-933 dan KRI Spica-934 yang berfungsi sebagai kapal survei. TEMPO/Subekti.

    Kasal Ade Supandi saat meninjau KRI Rigel - 933 saat acara serah terima KRI Rigel-933 dan KRI Spica-934 di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, 15 Maret 2016. Kedua kapal perang yang dibangun di galangan kapal OCEA, Perancis tersebut adalah KRI Rigel-933 dan KRI Spica-934 yang berfungsi sebagai kapal survei. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Surabaya - Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi meresmikan lapangan tembak milik Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V yang dinamai JW Kainama di kawasan Morokrembangan Surabaya, Jawa Timur, Selasa 24 Januari 2017.

    "Manfaatkan lapangan tembak ini sebaik-baiknya dan selamat berlatih sekaligus terus asah naluri tempur," ujarnya di sela peresmian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti.

    Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di lingkungan TNI AL itu meninjau langsung area gedung dan lapangan tembak, sekaligus melakukan uji lapangan dengan mencoba menembak menggunakan senjata laras panjang jenis AX 23115 kaliber 7.62 milimeter.

    Sementara itu, Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Edi Sucipto menyampaikan lapangan tembak ini merupakan fasilitas pertama yang telah dibangun di atas lahan milik TNI AL. Menurut dia, keberadaan fasilitas lapangan tembak ini sangat bernilai strategis dalam upaya mendukung tugas pokok dan fungsi TNI AL dalam meningkatkan profesionalisme prajurit serta satuan-satuan kerja TNI AL di wilayah Surabaya.

    Lapangan tembak, kata dia, memiliki panjang 150 meter dengan lebar 50 meter, di dalam gedung mempunyai beberapa fasilitas seperti ruang lobby, ruang VIP, ruang kelas I dan II, kantor, enam unit toilet, mushala, gudang, tribun menembak dan lorong tinjau. "Nantinya juga dibangun fasilitas militer lainnya di lahan seluas 24,6 hektare tersebut," katanya.

    Terkait penggunaan nama JW. Kainama, orang nomor satu di jajaran Lantamal V itu mengaku diambil dari seorang prajurit lulusan AAL angkatan ke-14 tahun 1968 dengan pangkat terakhir Kolonel Marinir yang menunjukan prestasi luar biasa di bidang menembak.

    ANTARA



    Baca juga:
    Ryamizard: Kita Tidak di Kiri-Kanan, Pancasila di Tengah
    Misteri Kematian Mahasiswa UII, Diare atau Dianiaya?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.