KA Jaya Baya Mogok di Brebes, Jadwal Kereta Api Terganggu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kereta terbakar. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Ilustrasi kereta terbakar. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Tegal - Kereta Api Jaya Baya jurusan Jakarta-Surabaya berhenti selama tiga jam di Brebes, Selasa, 24 Januari 2017. Akibatnya, jadwal sejumlah kereta api terganggu. "Tadi ada beberapa kereta yang terlambat," kata Tri Haryanto, Kepala Stasiun Tegal, kepada Tempo.

    Baca juga: Lokomotif Terbakar KA Jaya Baya Mogok 3 Jam di Brebes

    Tri mengatakan ada lima kereta yang terkena dampak mogoknya Jaya Baya tersebut. Di antaranya KA Kertajaya, Bangun Karta, Matarmaja, Gumarang, dan Argo Sindoro. Kereta dari Jakarta yang melewati stasiun Tegal mengalami keterlambatan sekitar 60 menit. "Untuk keberangkatan dari stasiun Tegal tidak mengalami gangguan," ujar Tri.

    Seperti diberitakan sebelumnya, kereta api tersebut tiba-tiba berhenti di perlintasan KA sebidang di Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Brebes, sekitar pukul 15.45 WIB. Kapolsek Bulakamba, AKP Harti, mengatakan saat itu masinis mendengar ada suara asing dari mesin lokomotif. "Tenaga mesin juga berkurang. Lalu Masinis berinisiatif menghentikan kereta api," kata Harti menjelaskan kronologinya.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, diduga kerusakan itu karena ada kebocoran pada mesin pembuang di lokomotif. Akibatnya, tenaga mesin berkurang. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kendati begitu, kejadian ini sempat membuat panik penumpang dan warga sekitar.

    Kereta api baru bisa dievakuasi sekitar pukul 19.00 WIB dengan cara ditarik dengan lokomotif yang didatangkan dari Cirebon. Lokomotif yang rusak diperbaiki di Brebes, sedangkan kereta tetap melanjutkan perjalanan menuju Surabaya setelah lokomotif diganti.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.