Rapat dengan MPR, Presiden Jokowi Gunakan Tablet  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kiri) didampingi Mensesneg Pratikno menerima Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddqie di Istana Merdeka, Jakarta, 23 Januari 2017. Pertemuan ini juga membahas masalah kebangsaan dan ancaman terhadap kebhinekaan. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Jokowi (kiri) didampingi Mensesneg Pratikno menerima Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddqie di Istana Merdeka, Jakarta, 23 Januari 2017. Pertemuan ini juga membahas masalah kebangsaan dan ancaman terhadap kebhinekaan. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.COJakarta - Ada yang berbeda dengan Presiden Joko Widodo saat membuka rapat konsultasi dengan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat di Istana Kepresidenan, Selasa, 24 Januari 2017. Biasanya, Presiden menggunakan notebook untuk mencatat atau membaca data selama rapat. Namun hari ini dia menggunakan komputer tablet sejenis iPad. 

    Tablet yang digunakan Presiden berwarna putih. Tablet itu diberdirikan di hadapannya. Presiden asyik menyentuh layar tablet untuk mencari data-data yang diperlukan untuk rapat. Presiden jarang sekali menggunakan tablet, termasuk saat rapat terbatas di Istana Kepresidenan.  

    Baca: 
    Presiden Joko Widodo Ingin Menteri 'Kultum' Saja
    Presiden Joko Widodo Telah Tunjuk Sekretaris MA Baru

    Dari sekian banyak orang yang mengikuti rapat, hanya Presiden yang menggunakan tablet. Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno memilih cara lebih konvensional, yakni menggunakan notebook atau buku catatan. 

    Baca juga: Presiden Joko Widodo Ogah Baca Jokowi Undercover

    Pemandangan Presiden Joko Widodo menggunakan tablet ini mengingatkan pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. SBY kerap membawa tablet ke acara-acara penting, seperti rapat atau ketika berpidato.

    Belum diketahui materi yang akan dibahas Presiden Joko Widodo dengan pimpinan MPR yang terdiri atas Zulkifli Hasan, Oesman Sapta, Hidayat Nur Wahid, E.E. Mangindaan, dan Mahyudin. Tidak seperti biasanya, rapat dimulai tanpa pembukaan yang jelas. 

    ISTMAN M.P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?