Diduga Akan Gabung ISIS, 17 WNI Dideportasi dari Turki  

Reporter

Ilustrasi bendera ISIS/ISIL. Wikipedia.org

TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat intelijen dan terorisme, Wawan Hari Purwanto, mengatakan 17 warga negara Indonesia yang ditangkap otoritas Turki dan dideportasi pada Sabtu, 21 Januari 2017, memang berencana pergi ke Suriah.

Wawan menyatakan, mereka diduga kuat sengaja berangkat untuk menjadi calon pasukan Bahrun Naim Anggih Tamtomo, terpidana terorisme yang diyakini telah berada di Suriah untuk bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). “Mereka akan diplot di beberapa pos yang berbeda,” kata Wawan kepada Tempo, Senin, 23 Januari 2017.

Baca: Selidiki ISIS, Densus 88 Periksa 17 WNI yang Dideportasi dari Turki

Masing-masing pos tersebut antara lain tenaga kesehatan, juru masak, hingga kombatan. Menurut Wawan, penyalur atau pihak yang memfasilitasi keberangkatan 17 WNI tersebut merupakan gabungan dari kelompok lama. “Ada (kelompok penyalur) yang sudah tertangkap, ada yang belum,” kata Wawan. “Tidak bisa dibuka semua karena masih dalam penyelidikan Densus.”

Seperti diberitakan sebelumnya, otoritas Turki mendeportasi 17 WNI yang menggunakan Turkish Airlines pada Sabtu, 21 Januari. Beberapa di antaranya merupakan anak-anak berusia 2-9 tahun. Mereka ditangkap karena diduga hendak menyeberang ke Suriah.

Menurut Wawan, pengiriman WNI ke Suriah masih akan berlanjut. Kelompok Bahrun Naim diyakini membutuhkan banyak pasukan untuk membantunya berperang. “Sekarang ini dia menjadi sentralnya, sehingga gencar mengirim pasukan, terutama dari Indonesia,” katanya.

Wawan mengatakan pendanaan penyaluran kelompok teroris berasal dari beberapa sumber, baik dari Bahrun Naim maupun kelompok donatur di dalam dan luar negeri. “Model penyalurannya pun berbeda-beda, berubah-ubah,” ujarnya.

Pengamat teroris, Al Chaidar, menilai Turki merupakan pintu utama bagi WNI yang hendak ke Suriah. Dia menyatakan banyak agen yang sudah menunggu calon kombatan Suriah di sana. Bahkan, tak jarang agen itu membimbing sejak di Indonesia. Pengiriman orang dari Indonesia biasanya berjumlah 5-15 dalam satu rombongan. "Mereka tertangkap karena banyak intelijen yang menyamar menjadi agen," ujarnya.

DEWI SUCI RAHAYU | REZKI ALVIONITASARI

Baca juga:
Hoax Merajalela, MUI Segera Terbitkan Pedoman Ini
RUU Pertembakauan, Kementerian Kesehatan Konsisten Menolak






Pejabat di Amerika Minta Pemulangan Keluarga mantan Anggota ISIS Dipercepat

14 hari lalu

Pejabat di Amerika Minta Pemulangan Keluarga mantan Anggota ISIS Dipercepat

Pemulangan keluarga ISIS ke negara asalnya memakan waktu yang panjang, hingga empat tahun. Padahal kondisi kamp sudah tidak aman


Amerika Serikat Andalkan Dendam Korban untuk Hancurkan Sisa-Sisa ISIS

14 hari lalu

Amerika Serikat Andalkan Dendam Korban untuk Hancurkan Sisa-Sisa ISIS

Militer Amerika Serikat mengandalkan bantuan suku-suku Arab untuk melumpuhkan jaringan Negara Islam, yang masih bertahan di sejumlah lokasi di Suriah


Pengeboman Kedubes Rusia di Afghanistan, ISIS Mengaku Bertanggung Jawab

21 hari lalu

Pengeboman Kedubes Rusia di Afghanistan, ISIS Mengaku Bertanggung Jawab

Pengeboman di Kedubes Rusia di Afghanistan menyebabkan dua staf kedutaan tewas dan puluhan warga Afghanistan yang sedang mengantre visa.


Serangan Konvoi Mobil Tewaskan 35 Warga Sipil Burkina Faso

21 hari lalu

Serangan Konvoi Mobil Tewaskan 35 Warga Sipil Burkina Faso

Sedikitnya 35 warga sipil tewas dan 37 lainnya terluka di Burkina Faso ketika sebuah kendaraan dalam konvoi menabrak bom IED.


Bom Bunuh Diri di Kedutaan Rusia di Kabul, 2 Diplomat Tewas dan 11 Luka-Luka

22 hari lalu

Bom Bunuh Diri di Kedutaan Rusia di Kabul, 2 Diplomat Tewas dan 11 Luka-Luka

Bom bunuh diri di depan Kedutaan Rusia di Kabul sebabkan 2 tewas dan 11 luka-luka, termasuk seorang diplomat yang menderita cedera.


PBB: Militer Mali dan Tentara Bayaran Rusia Bunuh 50 Warga Sipil

26 hari lalu

PBB: Militer Mali dan Tentara Bayaran Rusia Bunuh 50 Warga Sipil

Sedikitnya 50 warga sipil tewas dalam operasi militer oleh tentara Mali dan tentara bayaran asal Grup Wagner Rusia pada 19 April 2022, kata PBB


Libya Temukan 15 Jasad di Dua Kuburan Massal Sirte

26 hari lalu

Libya Temukan 15 Jasad di Dua Kuburan Massal Sirte

Dua kuburan massal itu ditemukan di kebun Rumah Sakit Ibn Sina berkat petunjuk dari Kantor Jaksa Distrik Sirte. Libya


Gorok Dua Wanita di Swiss, Anggota ISIS Disidang

28 hari lalu

Gorok Dua Wanita di Swiss, Anggota ISIS Disidang

Seorang wanita Swiss anggota ISIS menghadapi persidangan pada Senin waktu setempat dengan tuduhan mencoba menggorok leher dua wanita


Serangan Bom di Masjid Afghanistan Tewaskan 21 Orang Termasuk Imam

40 hari lalu

Serangan Bom di Masjid Afghanistan Tewaskan 21 Orang Termasuk Imam

Sebuah ledakan yang menghancurkan masjid di Kabul, Afghanistan, saat salat Isak, Rabu, 17 Agustius 2022, menewaskan 21 orang termasuk imam salat


Turki Serang Pos Militer di Allepo, Tiga Tentara Suriah Tewas

41 hari lalu

Turki Serang Pos Militer di Allepo, Tiga Tentara Suriah Tewas

Tiga tentara Suriah dilaporkan tewas dalam serangan udara Turki di pos-pos militer di pedesaan Aleppo