Sidang Pra-Peradilan Dugaan Makar Mahasiswa Papua Ditunda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. TEMPO/ Ali Said

    Ilustrasi. TEMPO/ Ali Said

    TEMPO.CO, Jakarta - Sidang pra-peradilan kasus dugaan makar empat mahasiswa Papua di Pengadilan Negeri Manado, Senin, 23 Januari 2017, terpaksa ditunda. Hal itu karena pihak Kepolisian Resor  Kota Manado sebagai termohon tak hadir dalam sidang tersebut.

    "Meski banyak aparat kepolisian yang hadir, ternyata itu hanya untuk pengamanan, tidak ada yang dikuasakan atas nama Polresta Manado sebagai pihak termohon. Dengan demikian, persidangan ini kami tunda hingga pekan depan atau Senin, 30 Januari 2017," kata ketua majelis hakim PN Manado, Alfin Usup, yang memimpin jalannya sidang.

    Baca juga: Kasus Makar, Esok Polda Periksa Munarman dan Bachtiar Natsir

    Empat mahasiswa Papua ini ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar setelah menggelar aksi sembari mengibarkan bendera bintang kejora pada 21 Desember 2016.

    Setelah melalui pemeriksaan maraton selama tiga hari, keempatnya ditetapkan sebagai tersangka kasus makar dan ditahan sejak natal hingga saat ini.

    Direktur Lembaga Bantuan Hukum Manado Hendra Baramuli selaku kuasa hukum keempat mahasiswa menyatakan kekecewaannya terkait dengan ketidakhadiran Polres Kota Manado.

    "Empat mahasiswa ditahan sejak tahun lalu, menginap di sel selama natal dan tahun baru. Namun, saat kami mengajukan praperadilan ini, pihak Polresta Manado malah tidak hadir," tutur Hendra.

    ISA ANSHAR JUSUF

    Simak:
    Analis Politik: Jokowi dan SBY Tak Perlu Bertemu
    Polri: Senjata Selundupan Bukan Milik Pasukan Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.