ICMI Ingin Hidupkan Kegiatan Ilmiah di Kampus Islam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie memberi keterangan pers seusai bertemu Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, 23 Januari 2017. TEMPO/Amirullah

    Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie memberi keterangan pers seusai bertemu Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, 23 Januari 2017. TEMPO/Amirullah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia ingin menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan ilmiah di kampus-kampus Islam. Hal itu diungkapkan Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 23 Januari 2017.

    ”Kami ingin kembali menghidupkan kegiatan-kegiatan ilmiah di kampus-kampus Islam dengan perspektif ilmiah, ilmu dengan perspektif moral, kita gerakan,” kata Jimly dalam jumpa pers setelah bertemu dengan Jokowi.

    Dalam pertemuan tersebut, Jimly didampingi beberapa pengurus ICMI, di antaranya Priyo Budi Santoso, Muhammad Qodari, dan Firdaus Djaelani. Sedangkan Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

    Jimly mengatakan upaya menghidupkan kembali kegiatan ilmiah itu juga dilakukan untuk menangkal irasionalitas yang mulai muncul di dunia kampus.

    Pertemuan ICMI dengan Jokowi dilakukan untuk melaporkan hasil Silaturahmi Kerja Nasional ICMI yang telah berlangsung pada Desember tahun lalu. Acara tersebut dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla dan diikuti berbagai pengurus ICMI di seluruh Indonesia.

    Jimly juga melaporkan soal agenda-agenda ICMI yang berkaitan dengan pelatihan-pelatihan kepemimpinan, baik politik maupun kewirausahaan.

    AMIRULLAH SUHADA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.