Pesan Nasionalisme Netty Heryawan Kepada Organisasi P3BJ  

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Organisasi ini harus berorientasi kepada lingkungan dan masyarakat serta melaksanakan program yang lebih besar bagi bangsa.

    Organisasi ini harus berorientasi kepada lingkungan dan masyarakat serta melaksanakan program yang lebih besar bagi bangsa.

    INFO JABAR - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Prasetiyani Heryawan dilantik sebagai Ketua Umum Paguyuban Putra Putri Baret Jingga (P3BJ). “P3BJ hendaknya menjadi salah satu faktor perekat dan penguat bangsa,” kata istri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan ini saat pelantikannya di Gedung Pakuan Bandung, Sabtu, 21 Januari 2017.

    “Kami berharap apa yang dilakukan dapat memberikan manfaat dan daya guna bagi anggota itu sendiri. Organisasi ini harus dapat berorientasi kepada lingkungan dan masyarakat, juga mampu membuat dan melaksanakan program yang lebih besar bagi bangsa kita,” ujar Netty.

    Netty juga berharap organisasi mampu melanjutkan nasionalisme dan perjuangan orang tua terdahulu dan membaktikan diri kepada Tanah Air. “Kita juga ingin melanjutkan bakti orang tua kita kepada negeri ini dengan cara berorganisasi, melakukan program-program dan kerja-kerja yang baik di tengah masyarakat. Yang utamanya adalah mampu menjaga solidaritas keluarga besar putra-putri baret jingga,” ucapnya.

    Menurut Netty, organisasi ini harus mampu memotret dan mengidentifikasi potensi dan kemampuan seluruh anggota paguyuban, kemudian mendorong seluruh anggotanya meningkatkan kemampuan masing-masing.

    Ketua Harian P3BJ Ferry sangat mengapresiasi pesan Netty. Menurutnya, organisasi ini memang memiliki visi dan misi mempersatukan keluarga besar putra-putri pejuang Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) di seluruh negeri agar dapat bersatu, bekerja bersama, serta berkarya membangun negeri. “Landasan awalnya adalah mempersatukan seluruh keluarga besar putra-putri baret jingga yang akan menjadi wadah pemersatu solidaritas dari seluruh keluarga besar,” kata Ferry. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.