Hotel Mewah Khusus Hewan di Purwakarta Dibangun Rp 10 Miliar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berada di depan ruang Vihara Buda yang ada di SMP Yos Soedarso Purwakarta, Selasa, 1 November 2016. TEMPO/Nanang Sutisna

    Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berada di depan ruang Vihara Buda yang ada di SMP Yos Soedarso Purwakarta, Selasa, 1 November 2016. TEMPO/Nanang Sutisna

    TEMPO.CO, Purwakarta - Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, akan membangun hotel khusus hewan dengan fasilitas VIP. "Jumlahnya 30 kamar (kandang), biayanya Rp 10 miliaran," kata Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, saat dihubungi Tempo, Senin, 23 Januari 2017.

    Hotel hewan yang akan dibangun di atas lahan seluas 10 hektare tersebut, letaknya berada satu kompleks dengan stadion ketangkasan hewan yang kini sudah berdiri tepatnya di Kampung Cikubang, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiara Pedes.

    Hotel tersebut, jika sudah beroperasi akan memiliki fungsi sebagai tempat peristirahatan hewan yang akan mengikuti atraksi ketangkasan. "Jadi domba yang datang dari Garut, Cianjur, dan Tasikmalaya serta daerah lainnya, bisa melakukan relaksasi dulu, sehingga ketika akan beraksi sudah dalam keadaan fresh," kata Dedi.

    Adapun vila, para pemilik hewannya, disiapkan vila yang letaknya satu kompleks dengan hotel hewan. Sehingga, mereka tak harus bersusah payah saat mengurus dan membimbing hewan piaraan kesayangannya yang akan mengikuti kontes.

    Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta Sri Wuryasturati mengatakan, sesuai hasil survei, para pemilik hewan ketangkasan mengapresiasi gagasan pembangunan hotel hewan tersebut.

    "Terintegrasinya fasilitas stadion ketangkasan, hotel hewan, dan vila buat penginapan para pemilik hewan dalam sebuah kompleks, membuat ongkos sebuah perhelatan jadi lebih kompetitif," ujar Sri.

    Ia mengungkapkan, stadion ketangkasan hewan tahap pertama yang baru tuntas dibangun dan sudah mulai dioperasikan, berkapasitas 800 hingga 1.000-an penonton. Di tempat itu, mulai pekan kemarin, akan dilakukan atraksi ketangkasan saban pekan sekali.

    NANANG SUTISNA

    Berita lain:
    Sulami 'Manusia Kayu': Semoga Ada Keajaiban
    SBY Keluhkan Hoax, Jokowi: Jangan Banyak Keluhan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?