Cerita Jokowi Jatuh Cinta pada Busur dan Anak Panah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menunggu giliran dalam Kejuaraan Memanah Terbuka 2017 nomor 20 meter di Lapangan Wira Yudha Pusat Pendidikan Zeni, Kodiklat TNI AD, Bogor. TEMPO/Istman

    Presiden Jokowi menunggu giliran dalam Kejuaraan Memanah Terbuka 2017 nomor 20 meter di Lapangan Wira Yudha Pusat Pendidikan Zeni, Kodiklat TNI AD, Bogor. TEMPO/Istman

    TEMPO.CO, Jakarta - Seandainya bisa bercerita, busur dan anak panah yang selama ini digunakan untuk berlatih oleh Presiden Joko Widodo akan banyak mengungkap kisah. Sebuah cerita tentang jatuh hatinya Presiden RI ketujuh pada olahraga membentangkan busur dan membidik agar tepat sasaran; panahan.

    Panahan memang menjadi olah raga kesekian yang disukai mantan Wali Kota Solo itu selain bersepeda, jogging, dan sepak bola. Tidak diketahui banyak orang, ternyata Presiden Joko Widodo sudah lama belajar memanah yakni setengah tahun. "Sudah 7 hingga 8 bulan terakhir ini (belajar memanah)," ujar Presiden Joko Widodo usai mengikuti Kejuaraan Panahan Terbuka 2017 di Lapangan Wira Yudha Pusat Pendidikan Zeni, Kodiklat TNI AD, Bogor, Ahad, 22 Januari 2017.

    Presiden Jokowi adalah Presiden RI pertama yang mengikuti kejuaraan olahraga panahan. Ini sekaligus pertama kalinya Jokowi mengikuti kejuaraan olahraga tersebut. Sang pelatih Presiden, Rizal Barnardi, mengatakan Presiden mulai berlatih panahan sejak September 2016.

    Baca juga:
    Jokowi Sudah Setengah Tahun Belajar Memanah
    Sekretaris Klub Bola Madiun Kaget Rumahnya Digeledah KPK

    Rizal tak banyak bercerita tentang mengapa Presiden menyukai panahan. Rizal mengaku hanya tahu Presiden sangat serius pada olahraga barunya itu hingga berkeinginan menjadi atlet PON.
    Ia mengambil pelajaran bahwa Presiden Jokowi adalah sosok yang teramat fokus pada sesuatu yang ada di hadapannya. Rizal berpendapat, jika sudah memutuskan maka Jokowi akan sangat serius terhadap keputusannya.

    Rizal bahkan tidak percaya bila Presiden Jokowi pada akhirnya bisa mengikuti Open Acher Championship (OAC) 2017. Awalnya saat menemani Presiden berlatih beberapa bulan lalu, Rizal hanya iseng menyampaikan tentang akan adanya kejuaraan panahan di Bogor.

    "Saat itu, saya tidak mempunyai ekspektasi bila Pak Presiden mau ikut. Hanya bilang, Pak di Bogor juga akan ada kejuaran loh. Ternyata sebulan sebelum kejuaraan Pak Presiden yang balik tanya bagaimana persiapannya, 'saya boleh ikut ndak?'," kata Rizal menirukan kalimat Jokowi.

    Mantan Gubernur DKI itu bahkan membuat kaget sang pelatih saat mengungkapkan keinginannya untuk bisa menjadi atlet Pekan Olahraga Nasional (PON). "Presiden pernah menyampaikan bahwa beliau berkeinginan untuk ikut PON di Papua," kata Rizal.

    Adapun Presiden mencetak skor 107 dalam penampilan perdananya hari ini. Angka itu melebihi prediksi pelatihnya, Rizal Barnadi, yang mengira Presiden Joko Widodo akan mencetak skor di bawah 100. Meski begitu, Presiden tidak memenangkan pertandingan.

    Menjadi peserta dalam kategori standar nasional 20 meter OAC 2017 pada 22 Januari 2017 di Bogor, Jawa Barat, Presiden Jokowi berkompetisi dengan sekitar 30 atlet panahan.

    "Pak Presiden berpesan agar pertandingan berjalan fair (adil). Jangan mentang-mentang Presiden, nanti diistimewakan," Rizal berujar.

    Baca juga:
    Kenai Bulatan Kuning Panahan, Presiden Raih Skor 107
    Kasus Dana Bansos, IPW Desak Polri Minta Maaf ke Sylviana

    Rizal yang menjadi Panitia Penyelenggara Kejuaraan Panahan Bogor Terbuka 2017 itu pun memastikan pertandingan yang diikuti Presiden akan berjalan profesional dan adil. Selama melatih Presiden Jokowi sejak September tahun lalu, Rizal semakin mengenal gaya sang Presiden dalam memanah.

    Ia memang kerap menemani Presiden berlatih di Istana Bogor. Menurut dia, sebagai pemula, Presiden sangat baik dalam hal memanah. Fokus serta konsentrasi Jokowi dalam membidik sasaran sangat andal.

    "Setiap latihan kami menggunakan 60 anak panah dan hampir 60 persen tembakan Pak Jokowi mengenai sasaran. Konsentrasi dan fokusnya baik," tutur Rizal.

    Suasana berlatih pun kata Rizal, biasa saja. Tidak kaku. Presiden kerap mengajaknya bercerita. Jokowi sempat berkisah kepada Rizal tentang betapa diam-diam Jokowi sering mengamati orang berolahraga panahan di Stadion Manahan, Solo, dulu.

    Jatuh hatinya Presiden pada panahan sejatinya menjadi kejutan kecil bagi orang-orang di sekitarnya di lingkungan Istana. Staf Khusus Presiden Johan Budi pun mengaku tidak tahu persis tentang kegemaran baru Presiden Jokowi. "Aku enggak tahu. Tapi dia memang rencana ikut itu yang tanggal 22 (Januari). Lomba panahan. Kalau kamu nanya apakah dia sedang latihan, aku enggak tahu," katanya.

    Johan memang mengakui beberapa kali sempat mendapati sang Presiden berlatih bersama putranya, Kaesang dan memanggil pelatih atas inisiatif sendiri. Sampai muncul video blog di youtube yang viral saat Presiden Jokowi ditemani putranya Kaesang berlatih panahan di Istana Bogor beberapa waktu lalu.

    ANTARA | ISTMAN MP

    Simak juga:
    4 Penyebab Hoax Mudah Viral di Media Sosial
    Pos Perbatasan Indonesia-Timor Leste Jadi Tempat Wisata


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.