Indonesia Mencatat Barrack Obama dan Donald Trump  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ali Mustafa Yaqub (kiri) mendampingi presiden A.S. Barack Obama dan Michelle Obama dalam kunjungan di masjid Istiqlal, Jakarta, 10 November 2010.  Almarhum meninggal pada Kamis, 28 April 2016, sekitar pukul 06.00 WIB. REUTERS/JASON REED

    Ali Mustafa Yaqub (kiri) mendampingi presiden A.S. Barack Obama dan Michelle Obama dalam kunjungan di masjid Istiqlal, Jakarta, 10 November 2010. Almarhum meninggal pada Kamis, 28 April 2016, sekitar pukul 06.00 WIB. REUTERS/JASON REED

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagaimanapun, Indonesia telah menjadi bagian catatan perjalanan hidup Presiden Amerika Serikat (AS) ke-44 Barack Hussein Obama dan Presiden AS ke-45 Donald Trump.

    Simak:

    Pelantikan Presiden Mana yang Lebih Ramai: Obama atau Trump?
    Konser Pelantikan Presiden Donald Trump Sepi Pengunjung

    Barrack Obama atau kawan-kawannya kecilnya menanggil Barry ini, pernah sekolah di SD Santo Fransiskus Asisi di Tebet selama tiga tahun, lalu pindah ke SD Negeri Menteng 1 (atau SD Besuki) di Menteng.  Jakarta menjadi salah satu tempat berkesannya rentang 1967-1971, hingga usianya 10 tahun. Kisah masa kecilnya ini pun difilmkan dengan judul Obama Anak Menteng yang disutradarai John De Rantau dan Damien Dematra.

    Lekat dalam ingatan Obama bagaimana ia bergaul dan bermain dengan teman Indonesia sebayanya, bermain sepeda sekitar rumahnya, menikmati jajanaan khas Nusantara. Tentu masih ingat dalam kunjungannya ke Indonesia setelah menjadi Presiden AS, ia melafalkan “Baksooo”, atau “Sateeee”.

    Silakan baca:

    Dekrit Pertama Presiden Donald Trump: Mencabut Obamacare

    Dalam berbagai keputusan politiknya pun ia memperhitungkan Indonesia di kawasan Asia.  Bahkan beberapa orang Indonesia dipercaya menjadi tangan kananya. Pada 2012 pula Presiden Obama menunjuk Immatul Maisaroh , perempuan asal Malang, menjadi salah satu anggota Gugus Tugas untuk Pemantauan dan Pemberantasan Perdagangan Manusia (PITF), kemudian per Desember 2015 mengangkat Ima menjadi salah satu dari 11 anggota Dewan Penasihat Gedung Putih.

    Obama pun mengangkat Shandra Woworuntu asal Manado ini menjadi staf Gedung Putih. Tenaga Kerja Indonesia (TKI)  ini diminta bantuannya untuk menangani kebijakan soal perdagangan manusia (human trafficking).

    Dan, Presdien AS Donald Trump yang baru dilantik kemarin, Jumat 21 Januari 2017 waktu setempat, pun jauh sebelum pencalonannya sebagai Pressiden dari Partai Republik, bukan saja kepiawaiannya sebagai host reality show The Apprentice, tapi kesohorannya sebagai pengusaha yang menanamkan investasinya ke Indonesia.

    Baca juga:

    Kata Guru Besar UI Soal Pidato Pelantikan Donald Trump
    George Soros Prediksi Donald Trump Bakal Jatuh, Ini Sebabnya

    Di Indonesia, Trump sedang menggarap proyek kakap bersama MNC Group. Setelah dilantik menjadi Presiden, MNC Group memastikan pembangunan dua hotel bintang enam milik Trump, di Indonesia akan berjalan lancar.  Kedua proyek tersebut ialah resor dan taman rekreasi di Lido, Jawa Barat; dan hotel di Tanah Lot, Bali.

    MNC menargetkan proyek pembangunan lapangan golf di Lido yang diteken pada Agustus 2015 lalu dapat rampung tahun ini. Sedangkan secara keseluruhan, proyek Lido akan selesai dibangun pada 2018. Kedua proyek ambisius tersebut diproyeksikan menjadi resor terbaik di Asia. PT MNC Land Tbk akan menjadi rekanan pengembang proyek yang digarap The Trump Organization itu.

    Dan, tentu saja pernah menjadi sorotan masyarajat karena petinggi DPR Setya Novanto dan Fadli Zon  mengunggah foto mereka bersama Donald Trump, di Trump Trump Tower, Fifth Avenue, New York, September 2015, di tengah kampanye menuju Gedung Putih. Belum lagi isu sensitif terhadap umat Islam yang digulirkan dalam kampanyenya.

    Indonesia, kini menunggu kebijakan Donald Trump, setelah kebijakan Barrack Obama merangkul Indonesia melalui kerjasama bilateral sekaligus pendekatan psikologis.

    S.  DIAN ANDRYANTO

    Simak:
    Cuitan SBY Masih Hangat, SBY Akan Hadiri Natal Nusantara
    Kasus Dana Bansos DKI, Sylviana Sebut Nama Jokowi  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.