Ketika Tim Pemenangan Mengawal Sylvi ke Bareskrim Polri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Sylviana Murni (kedua kanan) dikawal usai menjalani pemeriksaan di gedung Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, Jakarta, 20 Januari 2016. ANTARA/Reno Esnir

    Mantan Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Sylviana Murni (kedua kanan) dikawal usai menjalani pemeriksaan di gedung Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, Jakarta, 20 Januari 2016. ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.COJakarta - Calon wakil Gubernur DKI Jakarta, Sylviana Murni, memenuhi panggilan penyidik Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian RI di kantor Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri di gedung Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 20 Januari 2017. Sylviana tidak sendiri, tapi ditemani sejumlah anggota tim pemenangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

    Di antaranya ketua tim hukum pemenangan Didi Irawadi Syamsuddin dan ketua tim media Imelda Sari. Sylviana dimintai keterangan untuk penyelidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan dana sosial (bansos) untuk Kwartir Daerah DKI Jakarta tahun anggaran 2014. "Hal ini kan bukan pemeriksaan, jadi proses klarifikasi," kata Didi kepada wartawan setelah Sylviana menjalani pemeriksaan dan meninggalkan gedung Ombusman.

    Baca: Kasus Dana Bansos DKI, Sylviana Sebut Nama Jokowi

    Didi dan Imelda mengaku sahabat Sylviana. "Saya hanya menemani Mpok Sylvi di sini sebagai sahabat," kata Didi. Ia berharap klarifikasi Sylviana bisa membantu proses penyelidikan. "Insya Allah keterangan dari Mpok Sylvi ini memberikan penjelasan yang clear dan terang benderang, justru akan membantu proses ini," ujar Didi.

    Imelda mengatakan Sylviana belum menunjuk kuasa hukum. Pemeriksaan hari ini, kata dia, tidak begitu mengganggu jadwal kampanye Sylviana. "Karena memang ada satu, siang aja. Setelah itu, sore tetap on schedule," tuturnya.

    REZKI ALVIONITA

    Baca juga:
    SBY: Ya Allah Negara Kok Jadi Begini, Juru Fitnah Berkuasa
    Penetapan Tersangka Rizieq Tunggu Gelar Perkara Pekan Depan

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.