Donald Trump jadi Presiden AS, Ini Harapan Jokowi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru Bicara Presiden Johan Budi menyampaikan keterangan pers terkait pembentukan Badan Restorasi Gambut di Istana Merdeka, Jakarta, 13 Januari 2016. Johan Budi yang juga mantan Pimpinan KPK tersebut mulai bertugas sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi usai dilantik Presiden Joko Widodo Selasa (12/1). ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

    Juru Bicara Presiden Johan Budi menyampaikan keterangan pers terkait pembentukan Badan Restorasi Gambut di Istana Merdeka, Jakarta, 13 Januari 2016. Johan Budi yang juga mantan Pimpinan KPK tersebut mulai bertugas sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi usai dilantik Presiden Joko Widodo Selasa (12/1). ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelantikan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat pada Jumat, 20 Januari 2017, waktu setempat tidak luput dari perhatian Indonesia. Juru bicara Istana Kepresidenan, Johan Budi Sapto Pribowo, menyatakan Indonesia mengharapkan yang terbaik dari Trump untuk kelanjutan kerja sama Indonesia dengan Amerika ke depan.

    "Presiden Joko Widodo sudah mengatakan harapannya dari pelantikan Donald Trump adalah hubungan (kerja sama) yang baik. Hal itu sebenarnya berlaku untuk siapa pun yang menjadi Presiden Amerika," ucap Johan di Istana Kepresidenan, Jumat, 20 Januari 2017.

    Johan berujar, Indonesia juga akan memantau terus kebijakan-kebijakan Trump, terutama kebijakan luar negerinya. Hal itu, tutur dia, untuk mengantisipasi reaksi global atas kebijakan yang dibuat Trump.

    Baca: Ini Tokoh AS yang Akan Hadir dalam Pelantikan Trump

    Sebagaimana diketahui, sebelum dan sesudah terpilih menjadi Presiden Amerika, Trump membuat sejumlah pernyataan kontroversial yang berkaitan dengan kebijakan yang akan ia buat ke depan. Hal itu membuat sejumlah lembaga global dan negara-negara tetangga panas-dingin dalam meresponsnya.

    Sebagai contoh, Trump beberapa kali mengatakan akan menaikkan cukai produk asal Cina. Ia bahkan menuding Cina telah bersikap tidak adil selama ini dalam perdagangannya dengan Amerika. Karena itu, ia berencana menaikkan cukai produk Cina hingga 45 persen.

    Contoh lain, Trump vokal mendukung keputusan Inggris keluar Uni Eropa. Hal itu berkaitan dengan sikapnya yang menganggap kedatangan imigran atau pengungsi dari Timur Tengah sebagai ancaman. Secara tidak langsung, Trump menyerang kebijakan negara-negara Eropa yang menerima imigran dan pengungsi.

    "Intinya, Indonesia mengantisipasi perubahan global akibat Trump menjadi Presiden Amerika. Kami mengharapkan yang terbaik," ucap Johan.

    Ditanyai, apakah Indonesia diundang dalam pelantikan Trump, Johan menuturkan belum ada undangan. "Itu info yang saya dapatkan kemarin dan saya masih mengecek," ujarnya.

    ISTMAN M.P.

    Baca: Trump Bersumpah Satukan Bangsa Jelang Pelantikan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?