Polisi: Kasus Rizieq Diduga Hina Pancasila ke Penyidikan

Reporter

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mendatangi Mapolda Jabar untuk menjalani pemeriksaan, di Bandung, Jawa Barat, 12 Januari 2017. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Bandung - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan, kasus dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan Pancasila yang dituduhkan kepada Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab sudah naik ke tahap penyidikan.

"Ya, sudah naik ke tahap penyidikan," kata Yusri pada saat dihubungi Tempo, Rabu malam, 18 Januari 2017.

Kendati demikian, penyidik belum menetapkan Rizieq menjadi tersangka. Yusri mengatakan polisi masih harus memeriksa sejumlah bukti dan kembali meminta keterangan saksi. "Kami belum tetapkan jadi tersangka. Masih ada pemeriksaan saksi-saksi."

Baca
Sukmawati: Ada Upaya Terselubung Ganti Ideologi Pancasila 
Rizieq Syihab Tuntut Sukmawati Soekarnoputri Minta Maaf

Rizieq dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Badan Reserse Krimnal Mabes Polri atas tuduhan telah menghina Presiden pertama RI Soekarno dan menghina Pancasila. Tuduhan penghinaan tersebut dilakukan Rizieq saat ia berceramah di Gasibu Kota Bandung tahun 2011.

Menurut Yusri, dalam waktu dekat penyidik akan kembali memanggil Rizieq. Penyidik akan melakukan konfrontir antara Rizieq dengan sejumlah saksi. "Nanti akan dipanggil lagi buat tanda tangan BAP (Berita Acara Pemeriksaan)," kata Yusri.

Penyidik telah memeriksa 12 saksi dan satu barang bukti berupa video rekaman Rizieq. Video rekaman tersebut dinyatakan asli tanpa editan setelah diperiksa oleh Puslabfor Mabes Polri. "Namun, yang bersangkutan tidak mengakuinya. Dia bilang bisa saja videonya di edit. Tapi, kami tidak mnecari pengakuan," ujar Yusri.

IQBAL T. LAZUARDI S

Baca: 
Diduga Hina Pancasila, Rizieq Mengelak Video Bisa Diedit
Usut Kasus Rizieq, Polda Jabar Tambahkan Saksi Ahli






Mahasiswa Widyatama Bandung Bikin Aplikasi, Hubungkan Warga dan Bank Sampah

3 hari lalu

Mahasiswa Widyatama Bandung Bikin Aplikasi, Hubungkan Warga dan Bank Sampah

Mahasiswa Universitas Widyatama Bandung mengembangkan aplikasi digital Sistem Logistik Pengelolaan Sampah Anorganik bernama 'Teman Ubah'.


Seabad Usia Observatorium Bosscha, Waktunya Astronom Pindah ke Timau?

3 hari lalu

Seabad Usia Observatorium Bosscha, Waktunya Astronom Pindah ke Timau?

Observatorium Bosscha genap berusia 100 tahun. Astronom BRIN cerita polusi cahaya parah dari Kota Bandung.


Wacana Perda LGBT di Kota Bandung, Ini Pro dan Kontranya

7 hari lalu

Wacana Perda LGBT di Kota Bandung, Ini Pro dan Kontranya

DPRD Kota Bandung mewacanakan perancangan Perda LGBT. Ada yang mendukung, dan ada pula yang menolak.


Kota Bandung Rencanakan Konversi Angkot jadi Mikrobus

8 hari lalu

Kota Bandung Rencanakan Konversi Angkot jadi Mikrobus

Pemerintah Kota Bandung merencanakan konversi angkutan kota atau angkot menjadi mikrobus mulai 2024.


BPIP Ajak DPRD Bandung Amalkan Pancasila Dalam Tindakan

10 hari lalu

BPIP Ajak DPRD Bandung Amalkan Pancasila Dalam Tindakan

Setiap pejabat patut mengamalkan nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan.


Apa Maksud Pancasila Sebagai Dasar Negara? Ini Penjelasannya

16 hari lalu

Apa Maksud Pancasila Sebagai Dasar Negara? Ini Penjelasannya

Mengenal Pancasila sebagai dasar negara, kedudukan, serta penerapannya dalam masyarakat.


9 Fungsi Pancasila Sebagai Dasar Negara

16 hari lalu

9 Fungsi Pancasila Sebagai Dasar Negara

Berikut fungsi pancasila sebagai dasar negara yang wajib dipahami dan diamalkan


BPIP Rangkul Ikon Pancasila Bumikan Ideologi Bangsa

19 hari lalu

BPIP Rangkul Ikon Pancasila Bumikan Ideologi Bangsa

Beberapa tahun yang lalu pasca reformasi Indonesia kehilangan lembaga yang melakukan pembinaan nilai-nilai Pancasila secara luas.


Pancasila Sebagai Ideologi Pemersatu Bangsa Jadi Booster Nasionalisme

19 hari lalu

Pancasila Sebagai Ideologi Pemersatu Bangsa Jadi Booster Nasionalisme

Generasi masa kini patut bersyukur bahwa Indonesia memiliki Founding Father atau pendiri dan proklamator Bangsa Indonesia seperti Bung Karno dan Bung Hatta yang meletakkan pilar dan ideologi bangsa yakni Pancasila.


Top Nasional: Kekerasan di Papua Dinilai Meningkat Usai Penangkapan Lukas Enembe, Cak Imin Minta Kader PKB Pajang Gambar Pancasila

19 hari lalu

Top Nasional: Kekerasan di Papua Dinilai Meningkat Usai Penangkapan Lukas Enembe, Cak Imin Minta Kader PKB Pajang Gambar Pancasila

Komnas HAM menyatakan kenaikan kekerasan di Papua terjadi usai penangkapan Gubernur Lukas Enembe oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).