Begini Cara Polisi Melacak 100 Detonator dari Luwu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Produk peledak dan detonator di pameran Hari Kebangkitan Teknologi Nasional di Sasana Budaya Ganesha, Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/8). TEMPO/Prima Mulia

    Produk peledak dan detonator di pameran Hari Kebangkitan Teknologi Nasional di Sasana Budaya Ganesha, Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/8). TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Pontianak - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menyelidiki alamat tujuan kiriman seratus butir detonator melalui jasa ekspedisi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Selasa kemarin.

    "Sedang diselidiki oleh tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Barat," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalimantan Barat Komisaris Besar Suhadi S.W., Rabu, 18 Januari 2017. Suhadi menyatakan tidak bisa merinci lebih detail kasus tersebut untuk mencegah terganggunya proses penyelidikan.

    Baca juga:
    Desy Ratnasari Angkat Bicara Soal Survei dan Pilkada Jawa Barat
    Ravi Bhatia Bicara Hubungannya dengan Ayu Ting Ting

    Kasus itu bermula dari sinar-X Bandara Hassanudin yang mendeteksi kargo mencurigakan pada Selasa petang kemarin. Setelah diperiksa lebih detail, ditemukan tiga bungkusan berisi seratus detonator atau alat pemicu bahan peledak. Bungkusan kardus tersebut dikirim oleh jasa ekspedisi di Kabupaten Luwu dari seseorang bernama Ayung.

    Barang ditujukan kepada seseorang berinisial Ud dengan alamat di seputaran Pal 5, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Sumber Tempo di Polda Kalimantan Barat menyebutkan pencarian terhadap alamat yang dituju sudah dilakukan sejak penemuan detonator tersebut. Dalam hal ini, Polda Kalimantan Barat bekerja sama dengan Polda Sulawesi Selatan.

    Kawasan Pal 9 kawasan pinggiran Kota Pontianak yang berbatasan dengan Kabupaten Kubu Raya. Kawasan ini merupakan daerah pengembangan untuk daerah permukiman. Sebagai daerah penghubung dengan kawasan sentra pertanian dan kebun buah, lalu lintas di kawasan tersebut cukup ramai. Namun, untuk kawasan permukiman, daerah tersebut terbilang tidak terlalu padat.

    Baca juga:
    Redam Berita Hoax, Pemerintah Akan Temui Mark Zuckerberg
    Wall Street Melemah Setelah Pernyataan Brexit Theresa May

    Infrastruktur pendukung kawasan tersebut cenderung buruk, karena jalan utama penuh lubang, terutama pada jalan kabupaten. Polisi cenderung menangani kasus ini dengan prinsip kehati-hatian mengingat eskalasi situasi keamanan ketertiban masyarakat yang masih tinggi pasca-penolakan Wakil Sekretaris Jenderal MUI Tengku Zulkarnain pekan lalu.

    ASEANTY PAHLEVI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.