Purwakarta Bangun Stadion Internasional, Bujetnya Rp 300 M

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta, Jawa Barat. TEMPO/Nanang Sutisna

    Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta, Jawa Barat. TEMPO/Nanang Sutisna

    TEMPO.CO, Purwakarta – Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, berencana membangun stadion megah berkapasitas 35 ribu penonton di komplek Wahana Olahraga Jaya Perkasa, Pasar Rebo.

    "Dananya kami siapkan Rp 300 miliar," kata Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, saat dihubungi Tempo, Rabu, 18 Januari 2017.

    Dedi berujar, rencana pembangunan stadion di komplek olah raga, yang dulu bernama Purnawarman itu, sudah final. "Medio Maret 2017 kami akan lakukan lelang dan target pembangunannya selesai di tahun 2018," kata dia.

    Baca juga:
    Desy Ratnasari Maju Pilgub Jabar, Didukung PAN
    Redam Berita Hoax, Pemerintah Akan Temui Mark Zuckerberg

    Keinginan memiliki stadion yang megah dan berharap internasional ini terinspirasi keberhasilan klub ASAD 313 Jaya Perkasa asal daerahnya yang telah menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional. Dedi berujar, dengan memiliki stadion yang berstandar internasional tersebut, anak-anak desa berusia 14-15 tahunan yang tergabung di klub ASAD 313 bisa menjalani pelatihan dan pembinaan yang profesional dan berkesinambungan.

    Sehingga, dia melanjutkan, ketika memasuki masa jenjang pemain senior, mereka bisa bermain di klub-klub terkenal di dalam negeri atau bahkan di luar negeri. Dia berharap Klub ASAD 313 bisa mengikuti kompetisi liga tertinggi di tanah air.

    "Belum punya stadion yang bersandar nasional saja, tiga anak debutan klub ASAD 313, kini, ada yang dipanggil untuk mengikuti pelatihan di klub Liverpool Inggis," kata Dedi.

    Sebagai penghargaan, nama Jaya Perkasa juga diabdikan sebagai nama komplek Wahana olah raga yang dulunya bernama stadion Purnawarman itu. Stadion Jaya Perkasa juga didesain sebagai stadion yang ramah lingkungan dan berkonten pariwisata. "Kami akan membangun taman yang indah di sekeliling stadion, agar para penonton betah berada di komplek stadion," tutur Dedi.

    Baca juga:
    Begini Keusilan Kaesang Saat Jokowi Cukur Rambut 

    Cara Karawang Damaikan GMBI dan FPI: Pertandingan Sepak Bola

    Di lokasi lahan seluas 12 hektare tersebut, saat ini sudah berdiri sejumlah fasilitas olah raga lainnya seperti hall bulutangkis, lapangan basket, futsal, tenis meja, tenis lapangan dan anggar. Ada pun pembangunan kolam renang berharap internasional dilakukan bersamaan dengan pembangunan stadion Jaya Perkasa.

    Dedi berkeinginan, Purwakarta, kelak menjadi salah satu pencetak para atlit unggulan di berbagai cabang olah raga. Saat ini, Purwakarta baru terkenal dengan prestasi atlit cabang dayung, angkat berat dan angkat besi serta anggar.

    NANANG SUTISNA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.