Jam Hermes Raib, Pembobol Bagasi Bandara Lombok Ditangkap

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandar Udara Internasional Lombok (Bandara-BIL).  TEMPO/SUPRIYANTHO KHAFID.

    Bandar Udara Internasional Lombok (Bandara-BIL). TEMPO/SUPRIYANTHO KHAFID.

    TEMPO.CO, Mataram - Pembobol bagasi penumpang di Lombok International Airport (LIA) ditangkap oleh manajemen PT Angkasa Pura I LIA.Setelah ditelusuri melalui rekaman CCTV, akhirnya pelaku yang juga karyawan kontraktor perawatan peralatan LIA Junaidi, 26 tahun, ditangkap. Barang yang disita dari rumah pelaku cukup banyak dengan nilai miliaran rupiah.

    General Manager LIA, I Gusti Ngurah Ardita sewaktu ditemui di kantor Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa 17 Januari 2017 menjelaskan bahwa pencurian dilakukan terhadap isi bagasi penumpang yang akan berangkat. '' Dari rekaman CCTV, penyelidikan berhasil menemukan pelakunya,'' kata Ngurah Ardita.

    Sejak Jumat 13 Januari 2017, pelakunya bersama rekannya Robi sudah ditangani oleh Kepolisian Resort Lombok Tengah. Dikutip dari laporan polisi, polisi melakukan penelusuran setelah menerima laporan bahwa sebuah jam tangan merek Hermes dan dompet milik penumpang tujuan Jakarta telah hilang. Kerugian ditaksir Rp 1,2 miliar.

    Kejadian pada 26 Desember 2016 sekitar pukul 5.45 Waktu Indonesia Tengah. Korban melaporkan kehilangan di Lost & Found Bandara Soekarno-Hatta 30 Desember 2016.

    Polisi menggeledah rumah pelaku Junaidi di Kelurahan Semayan Kecamatan Praya Lombok Tengah. Sesuai laporan Kepala Satuan Reskrim Polres Lombok Tengah Ajun Komisaris Polisi Arjuna, banyak barang yang ditemukan mulai dari baju kaos 12 lembar, tas 11 buah, power bank 3 buah, catok rambut 2 buah, headseat 8 buah, cas hp & cas camera 17 buah, senter 4 buah, mesin cukur 2 buah, kabel telfon dengan telfon 1 buah, hairdrayer 1 buah, hp 5 buah, laptop Asus 1 buah, laptop macbook 1 buah, parfum 2 dus, jam tangan 14 buah, dompet 3 buah, Nano spray 1 buah, sabuk 3 buah, Anting lovisa 2 kotak, kotak Alexander Cristie 1 buah, mouse 2 buah, kunci 1 renteng, cas macbook 1 buah.

    Dari hasil pengembangan, diamankan juga tersangka Robi dan barang bukti yang didapat di rumahnya adalah token mandiri 1 buah, token BCA 2 buah, token BNI 1 buah, Kamera Fujifilm warna biru beserta sarung warna hijau, tas merk Ultra spire warna biru abu 1 buah, tongkat senter warna hitam 1 buah, tongsis 1 buah, kamera Xiaomi beserta tongsis 1 buah, cas hp 3 buah, cas hp kodok/external 1 buah, headseat 3 buah, senter kepala 1 buah, kaca mata 1 buah, cukur merk whal 1 buah, manik-manik 1 kotak, senter genggam 1 buah, kepala cas merk gavio.

    SUPRIYANTHO KHAFID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.