Kasus Makar, Polisi Periksa MS Kaban dan Rachmawati  

Reporter

Dituduh makar, Rachmawati Soekarnoputri mengadu ke DPR RI. M IQBAL ICHSAN

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya memeriksa 9 saksi terkait dengan kasus dugaan makar yang menjerat Sri Bintang Pamungkas sebagai tersangka. Dalam pemeriksaan hari ini, kepolisian memeriksa mantan Menteri Kehutanan, M.S. Kaban, dan putri Presiden Soekarno, Rachmawati Sukarnoputri.

"Sudah diperiksa beberapa saksi. Tadi ada 5 orang ditambah 4 orang, jadi total 9 orang diperiksa," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di kantornya, Selasa, 17 Januari 2017.

Baca: Kejaksaan Kembalikan Berkas Tersangka Makar

Selain Kaban dan Rachmawati, beberapa nama lain yang diperiksa, antara lain Edwin, Ristianto, dan Syahganda Nainggolan selaku pengamat politik serta Yakub, Aminuddin, Hatta Taliwang dan sejumlah orang lainnya. "Sampai saat ini, pemeriksaan terhadap Rachmawati masih berlangsung,” kata Argo.

Argo mengatakan pemeriksaan terhadap Rachmawati dilakukan di rumahnya, di kawasan Jati Padang, Jakarta Selatan. Polisi melakukan pemeriksaan di rumah Rachmawati karena kondisi kesehatan yang tak memungkinkan. “Tak masalah jika penyidik harus datang ke rumah untuk mengorek informasi lebih dalam,” ujarnya.

Adapun pemeriksaan itu, menurut Argo, berkaitan dengan pertemuan sejumlah tokoh di Yayasan Bung Karno pada akhir November 2016. Namun pihaknya tak merinci secara detail hubungan para saksi dengan tersangka Sri Bintang. Dia juga tak menjelaskan hubungan M.S. Kaban dengan kasus makar tersebut.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menahan Sri Bintang atas dugaan kasus makar. Polisi juga menetapkan Rachmawati dan 9 orang lain sebagai tersangka, di antaranya Ratna Sarumpaet dan Ahmad Dhani. Namun dengan alasan tak kooperatif, hanya Sri Bintang yang ditahan.

AVIT HIDAYAT






Mabes Polri: Pimpinan Khilafatul Muslimin Ditangkap di Lampung

7 Juni 2022

Mabes Polri: Pimpinan Khilafatul Muslimin Ditangkap di Lampung

Pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qodir Baraja ditangkap di Lampung oleh tim Polda Metro Jaya.


3 Pimpinan Khilafatul Muslimin Jadi Tersangka Dugaan Makar

7 Juni 2022

3 Pimpinan Khilafatul Muslimin Jadi Tersangka Dugaan Makar

Polda Jawa Tengah menjerat tiga pimpinan kelompok Khilafatul Muslimin yang bertanggung jawab atas pembagian pamflet pendirian khilafah.


Sultan Hamid II Perancang Lambang Negara Indonesia, Siapa Dia?

3 Juni 2022

Sultan Hamid II Perancang Lambang Negara Indonesia, Siapa Dia?

Sultan Hamid II perancang lambang negara Indonesia. Pada akhir kisah hidupnya, ia pernah dituduh makar dan dianggap bersekongkol dengan Westerling.


Dilaporkan karena Kasus Makar, LBH Bali Anggap Bentuk Kriminalisasi

5 Agustus 2021

Dilaporkan karena Kasus Makar, LBH Bali Anggap Bentuk Kriminalisasi

Dituding makar, Direktris Lembaga Bantuan Hukum Bali Ni Kadek Vany Primaliraning menganggap pelapornya tak paham tugas advokat.


Direktur LBH Bali dan 4 Mahasiswa Papua Dituduh Makar, Amnesty: Tak Berdasar

4 Agustus 2021

Direktur LBH Bali dan 4 Mahasiswa Papua Dituduh Makar, Amnesty: Tak Berdasar

Amnesty International Indonesia mengkritik pelaporan terhadap Direktur LBH Bali, Ni Kadek Vany Primaliraning dan empat mahasiswa Papua ke polisi


Rachmawati Soekarnoputri: Pernah Dituduh Makar Sampai Sebut MPR Macan Ompong

3 Juli 2021

Rachmawati Soekarnoputri: Pernah Dituduh Makar Sampai Sebut MPR Macan Ompong

Rachmawati Soekarnoputri pernah dituduh akan melakukan makar karena ingin mengembalikan UUD 1945 ke naskah asli,


Dianggap Mengancam Yordania, Ini 5 Fakta Soal Pangeran Hamzah Bin Hussein

5 April 2021

Dianggap Mengancam Yordania, Ini 5 Fakta Soal Pangeran Hamzah Bin Hussein

Hamzah bin Hussein menjadi sorotan internasional. Raja Abdullah II menangkap dan menjadikannya tahanan rumah, dianggap mengancam keamanan Yordania.


Pemerintah Yordania Tuduh Pangeran Hamzah Berkomplot dengan Pihak Asing

5 April 2021

Pemerintah Yordania Tuduh Pangeran Hamzah Berkomplot dengan Pihak Asing

Pemerintah Yordania menjustifikasi penahanan Hamzah bin Hussein yang sebelumnya bergelar putra mahkota. Ia dituduh telah berkomplot dengan pihak asing


Penangkapan Putra Mahkota Dianggap Bisa Berdampak Buruk Bagi Raja Yordania

5 April 2021

Penangkapan Putra Mahkota Dianggap Bisa Berdampak Buruk Bagi Raja Yordania

Pakar mengkhawatirkan langkah Raja Abdullah II memerintahkan penangkapan dan penahanan anggota keluarga Kerajaan Yordania.


Partai Demokrat DKI Siap Lawan Upaya Makar terhadap AHY

4 Februari 2021

Partai Demokrat DKI Siap Lawan Upaya Makar terhadap AHY

Taufik menuturkan DPD Partai Demokrat dan DPC Demokrat wilayah di DKI telah meneken surat kesetiaan dan kebulatan tekad untuk setia dan mendukung AHY.