Ini Alasan Desy Ratnasari Disebut Layak Maju Pilkada Jawa Barat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Desy Ratnasari, anggota DPR RI periode 2014-2019 dari fraksi Partai Amanat Nasional, di sidang perdana paripurna MPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 2 Oktober 2014. TEMPO/Frannoto

    Desy Ratnasari, anggota DPR RI periode 2014-2019 dari fraksi Partai Amanat Nasional, di sidang perdana paripurna MPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 2 Oktober 2014. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Bandung - Sebagian warga menilai Desy Ratnasari layak menjadi calon Wakil Gubernur Jawa Barat dalam pemilihan kepala daerah 2018. Berdasarkan survei terbaru dari lembaga Indonesia Strategic Institute (Instrat), Desy menempati urutan pertama dengan suara 33,4 persen.

    Direktur Eksekutif Instrat Jalu Pradhono Priambodo menyatakan Desy memiliki sejumlah keunggulan dibanding tokoh lain. "Responden, misalnya, menilai Desy Ratnasari sebagai sosok muda yang sopan dan santun, juga dianggap bersih," kata Jalu, Senin, 16 Januari 2017.

    Nama calon lain yang muncul dalam survei adalah Dede Yusuf dengan 26,2 persen, Rieke Diah Pitaloka 23,1 persen, dan istri Gubernur Jawa Barat, Netty Heryawan, 15,3 persen. Dede Yusuf dinilai tegas, sementara Rieke Diah Pitaloka cerdas.

    Baca: Ridwan Kamil Calon Kuat Gubernur Jawa Barat Versi Instrat

    Survei yang berlangsung 24-28 November 2016 tersebut melibatkan 1.600 responden se-Jawa Barat. Responden minimal berusia 17 tahun dan memiliki kartu tanda penduduk Jawa Barat. Jalu berujar, survei tersebut sebagai gambaran menjelang pilkada serentak 2018.

    Menurut Jalu, warga Jawa Barat dengan karakteristiknya masih mengingat nama Desy Ratnasari, Dede Yusuf, atau Deddy Mizwar. “Mereka yang muncul di televisi beberapa tahun lalu masih kuat diingat karena dipopulerkan stasiun televisi,” ucapnya.

    Catatan menariknya, tutur dia, nama Ridwan Kamil muncul di antara nama para artis itu. “Ini sesuatu yang baru,” katanya. Wali Kota Bandung itu dinilainya makin populer karena televisi juga setelah pesan dan komentarnya di media sosial menjadi trending topic yang diburu media massa. Ridwan Kamil dalam survei tersebut juga meraih persepsi kelayakan tertinggi dari responden dengan 58,9 persen sebagai Gubernur Jawa Barat yang baru nanti.

    Sejumlah politikus partai yang ikut berdiskusi dalam paparan survei tersebut menilai keartisan mewarnai proses pilkada di Jawa Barat, juga secara nasional.

    ANWAR SISWADI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.