Ridwan Kamil Calon Kuat Gubernur Jawa Barat Versi Instrat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ridwan Kamil memperlihatkan kantung plastik dari bahan singkong untuk pengganti styrofoam bungkus makanan dan minuman di Bandung, Jawa Barat, 14 Desember 2016. Bandung akan menjadi kota pertama di Indonesia yang menerapkan pelarangan styrofoam untuk kemasan makanan di Indonesia. TEMPO/Prima Mulia

    Ridwan Kamil memperlihatkan kantung plastik dari bahan singkong untuk pengganti styrofoam bungkus makanan dan minuman di Bandung, Jawa Barat, 14 Desember 2016. Bandung akan menjadi kota pertama di Indonesia yang menerapkan pelarangan styrofoam untuk kemasan makanan di Indonesia. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memiliki potensi elektabilitas (keterpilihan) tertinggi sebagai bakal calon Gubernur Jawa Barat pada pemilihan kepala daerah 2018. Ridwan Kamil berdasarkan hasil survei Indonesia Strategic Institute (Instrat), dibayangi nama lain sebagai calon yang disebut warga responden. Mereka adalah Deddy Mizwar yang kini Wakil Gubernur Jawa Barat, dan Dedi Mulyadi Bupati Purwakarta.

    Baca juga:
    Ridwan Kamil Siap Didukung PDIP di Pilkada Jawa Barat
    Ridwan Kamil Mulai Membaik tapi Masih Harus Dirawat

    "Ridwan Kamil yang paling banyak disebut responden," kata Direktur Eksekutif Instrat, Jalu Pradhono Priambodo di Bandung, Senin, 16 Januari 2017.

    Elektabilitas Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur Jawa Barat tercatat 35,1 persen. Deddy Mizwar 17,4 persen, sementara Dedi Mulyadi 10,9 persen.

    Beberapa nama lain yaitu mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf, dan Wali Kota Bogor Bima Arya, memiliki elektabilitas kurang dari 10 persen.

    Berdasarkan persepsi kelayakan sebagai Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meraih 58,9 persen. Deddy Mizwar mendapat 53,8 persen, Dede Yusuf 38,7 persen, dan Dedi Mulyadi 33,6 persen.

    Jalu mengatakan, survei melibatkan 1.600 orang responden yang minimal berusia 17 tahun. Survei berlangsung 24-28 November 2016. Teknik yang dilakukan adalah wawancara langsung berbasis kuesioner terstruktur yang dipegang pewawancara.

    Pengacakan responden menggunakan teknik multistage random sampling. Pengambilan sampel dibuat proporsional pada 253 kota, kabupaten, hingga desa atau kelurahan. Margin error pada survei ini sebesar 2,49 persen. Hasilnya, Ridwan Kamil memiliki elektabilitas tertinggi sebagai calon Gubernur Jawa Barat.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.